sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

1.813 Penerbangan Terdampak Karhutla Sejak 11 Agustus hingga 12 Oktober 2026

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
14/10/2026 08:32 WIB
Sebanyak 1.813 penerbangan terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak 11 Agustus hingga 12 Oktober 2026.
1.813 Penerbangan Terdampak Karhutla Sejak 11 Agustus hingga 12 Oktober 2026. Foto: iNews Media Group.
1.813 Penerbangan Terdampak Karhutla Sejak 11 Agustus hingga 12 Oktober 2026. Foto: iNews Media Group.

Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau kondisi cuaca dan jarak pandang. Koordinasi juga dilakukan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah daerah, AirNav Indonesia, pengelola bandara, dan maskapai penerbangan.

Di sisi lain, pemerintah menjalankan operasi pemadaman karhutla melalui udara. Selama periode 20 April hingga 11 Oktober 2026, operasi water bombing telah mencapai 5.006 siklus penerbangan dengan melibatkan 38 pesawat sipil asing yang dioperasikan oleh 11 operator.

Operasi tersebut dilakukan di sejumlah wilayah rawan karhutla, antara lain Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Aceh, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua Barat.

Kemenhub mengimbau masyarakat yang akan bepergian menggunakan pesawat untuk memeriksa status penerbangan melalui kanal resmi maskapai dan bandar udara sebelum berangkat. Penumpang juga diminta memahami kemungkinan perubahan jadwal akibat kondisi asap yang dapat mengganggu keselamatan operasional penerbangan.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement