Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, menambahkan bahwa sejalan dengan pertumbuhan pelanggan, konsumsi energi listrik untuk pengisian daya EV melalui layanan HCS juga terus menunjukkan tren positif. Pada Semester I 2026, konsumsi listrik tercatat mencapai 110,55 gigawatt hour (GWh), meningkat 93,59 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 57,12 GWh.
"PLN melihat tren ini sebagai peluang strategis untuk memperkuat peran kelistrikan dalam mendukung transformasi transportasi nasional. Kami akan terus meningkatkan kesiapan infrastruktur, memperluas akses layanan pengisian daya, dan menghadirkan inovasi agar ekosistem kendaraan listrik dapat tumbuh secara berkelanjutan," ujar Fahrur Rozy.
Pemanfaatan layanan HCS turut didukung oleh berbagai program yang dijalankan PLN, salah satunya program HCS Ultima untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Melalui program ini, pelanggan dapat menikmati harga spesial pemasangan HCS mulai dari Rp11,7 juta, bonus voucher listrik hingga Rp1,3 juta, serta diskon tarif listrik sebesar 30 persen untuk pengisian daya EV pada pukul 22.00–05.00 WIB.
Program ini berlaku hingga 31 Desember 2026 dan pengajuannya dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi PLN Mobile selama event Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
"Berbagai program yang kami hadirkan merupakan bagian dari upaya PLN dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional. Ke depan, PLN akan terus menghadirkan layanan pengisian daya yang andal dan inovatif guna mendukung percepatan transisi energi di Indonesia," ujar Fahrur Rozy.
(NIA DEVIYANA)