Sebelumnya, Airlangga mengatakan kerja sama Indonesia dan AS sudah dipupuk sejak lama. Dalam konteks America First, pemerintahan baru AS diyakini bakal menerapkan kebijakan tarif impor tinggi.
Namun, hal tersebut tidak dikhawatirkan pemerintah Indonesia lantaran AS selama ini sudah mengenakan tarif pada produk-produk dalam negeri.
"Tarif dari Amerika itu sesuatu yang biasa. AS mengenakan tarif untuk sepatu, baju, dan berbagai komoditas kita, sedangkan yang tidak dikenakan tarif adalah Vietnam. Jadi kita sudah cukup imun dengan tarif yang dikenakan terhadap Indonesia," ujar Airlangga dalam Business Competitiveness Outlook 2025 di Jakarta, Senin (13/1/2025).
(NIA DEVIYANA)