AALI
9950
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1515
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1675
ADHI
1065
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1185
AGAR
448
AGII
1190
AGRO
1005
AGRO-R
0
AGRS
320
AHAP
77
AIMS
284
AIMS-W
0
AISA
288
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
456
AKRA
3130
AKSI
800
ALDO
675
ALKA
238
ALMI
226
ALTO
326
Market Watch
Last updated : 2021/04/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
483.36
-0.1%
-0.50
IHSG
6086.26
0.11%
+6.76
LQ45
907.67
-0.08%
-0.77
HSI
28969.71
0.61%
+176.57
N225
29642.69
0.07%
+21.70
NYSE
16116.85
0.73%
+116.70
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,643
Emas
831,440 / gram

Ambil Alih TMII dari Keluarga Cendana, Pemerintah Bentuk Tim Transisi

ECONOMICS
Dita Angga/Sindo
Rabu, 07 April 2021 13:35 WIB
Pemerintah membentuk tim transisi untuk melakukan proses pengambilalihan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari tangan keluarga Cendana.
Ambil Alih TMII dari Keluarga Cendana, Pemerintah Bentuk Tim Transisi. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah membentuk tim transisi untuk melakukan proses pengambilalihan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari tangan keluarga Cendana. Seperti diketahui pemerintah telah resmi mengambil-alih pengelolaan TMII melalui Perpres No. 19/2021.

“Namun karena ini ada pemindahan pengelolaan, kami perlu untuk memutuskan masa transisi. Jadi nanti akan dibentuk tim transisi untuk mengelola selama transisi itu,” katanya, Rabu (7/4/2021).

Dia mengatakan tim transisi akan bekerja selama tiga bulan untuk nantinya bekerjasama dengan mitra baru. Dia berharap pengambilalihan ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat

“Nanti pasca transisi selesai, tugas tim transisi adalah bekerja sama dengan mitra. Jadi dengan mitra baru, kami sedang menyiapkan itu. Yang sekali lagi poinnya adalah memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat, memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk keuangan negara, memberikan kontribusi untuk keuangan negara. Selain manfaat-manfaat lain yang saya sebutkan,” ujarnya.

Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Setya Utama, mengatakan, tim transisi nantinya terdiri dari pejabat Kemensetneg yang dibantu beberapa pokja yakni pokja aset, pokja keuangan, dan pokja hukum.

“Jadi di perpres tahun 19/2021 diatur selama tiga bulan setelah ditetapkannya Perpres ini, tim transisi akan bekerja dan juga Badan Pengelola TMII yang dikelola Yayasan Harapan Kita tetap meneruskan pekerjaannya sambil membuat laporan pertanggungjawaban dari pengelolaan selama ini,” ungkapnya.

Menurut Setya setelah tiga bulan diharapkan sudah ada mitra baru pemerintah untuk mengelola TMII.

“Dan diharapkan di tiga bulan itu juga sudah ada pihak mitra atau pihak ketiga yg ditunjuk oleh tim transisi Kemensetneg. Nah siapanya itu nanti,” pungkasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD