sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BNPB Serahkan Dana Siap Pakai Rp750 Juta Atasi Karhutla di Gunung Arjuno

Economics editor Binti Mufarida
09/09/2023 09:18 WIB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan bantuan berupa Dana Siap Pakai (DSP) senilai Rp750 juta
BNPB Serahkan Dana Siap Pakai Rp750 Juta Atasi Karhutla di Gunung Arjuno. (Foto: MNC Media)
BNPB Serahkan Dana Siap Pakai Rp750 Juta Atasi Karhutla di Gunung Arjuno. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan bantuan berupa Dana Siap Pakai (DSP) senilai Rp750 juta kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Arjuno

Penyerahan itu dilakukan secara simbolis oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto kepada Sekretaris Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono.
 
Diketahui, Kebakaran hutan dan lahan di Gunung Arjuno terjadi sejak Sabtu (28/8) telah menjadi perhatian pemerintah pusat. Sebab, titik api dilaporkan meluas mulai dari wilayah administrasi Kabupaten Malang, Pasuruan, Mojokerto hingga Kota Batu dalam kurun waktu sepekan terakhir.
 
Apabila di total, maka luas lahan yang terbakar dari seluruh wilayah telah mencapai kurang lebih 4.796 hektar, yang mana Kabupaten Pasuruan menjadi wilayah terdampak paling luas yakni 2.724,48 hektar.
 
Di samping penyerahan DSP, BNPB juga memberikan dukungan lain berupa logistik dan peralatan yang berupa pompa jinjing 10 buah, pompa kapasitas besar 2 buah, pompa kapasitas sedang 5 buah, set nozle 40 buah, tabung oksigen 50 buah dan Alat Pelindung Diri (APD) 100 set. Melalui bantuan itu, Suharyanto berharap percepatan penanganan karhutla dapat dilakukan lebih maksimal.
 
“Kami tentu saja juga tidak tangan kosong. Di samping membawa helikopter Super Puma (untuk water bombing) ini juga ada DSP. Nanti dibantu untuk yang bergerak dilapangan,” kata Suharyanto dalam keterangan resminya, Sabtu (9/9/2023).
 
Menerima dukungan itu, pihak Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang diwakili Sekretaris Daerah Adhy Karyono memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada BNPB. Menurut Adhy, dukungan BNPB untuk penanganan karhutla di Jawa Timur turun sangat cepat. Adhy mengakui bahwa sehari setelah pihaknya mengirimkan permohonan, helikopter water bombing tiba di Jawa Timur. Menurut Adhy respon cepat itu sangat dirasakan dan dapat lebih memaksimalkan penanganan karhutla.
 
“Terima kasih bapak Kepala BNPB, tanggal 30 Agustus kami kirim surat, sehari kemudian helikopternya datang,” ujar Adhy.
 
Lebih lanjut, seluruh unsur forkompimda setempat berkomitmen akan melaksanakan apa yang sudah diarahkan Kepala BNPB dalam kaitan percepatan penanganan karhutla, baik dari pemadaman dengan satgas darat maupun udara, memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan penegakkan hukum bagi pelaku yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan. Sebab, menurut hasil investigasi sementara bahwa karhutla disebabkan oleh faktor manusia.
 
“(Penyebab karhutla) Ini faktor manusia namun kami perlu mendalami apakah ini karena dari pemburu atau pendaki atau yang lainnya. Kami berkomitmen akan melaksanakan seluruh arahan dari BNPB,” pungkas Adhy.

(DKH)

Advertisement
Advertisement