AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Buat Mobil Listrik di RI, Hyundai Ajukan Insentif Tarif Tol

ECONOMICS
Athika Rahma
Jum'at, 17 Desember 2021 18:32 WIB
Indonesia akan dapat memproduksi mobil listrik pertama mulai Maret 2022 mendatang.
Buat Mobil Listrik di RI, Hyundai Ajukan Insentif Tarif Tol. (Foto: MNC Media)
Buat Mobil Listrik di RI, Hyundai Ajukan Insentif Tarif Tol. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Indonesia akan dapat memproduksi mobil listrik pertama mulai Maret 2022 mendatang. Namun demikian, Hyundai, berharap pemerintah juga memberikan insentif agar harganya bisa jauh lebih murah, seperti penyesuaian tarif tol.

Direktur Tim Eksternal PT Hyundai Motor Asia Pasifik dan PT Hyundai Manufacturing Indonesia Tri Wahono Brotosanjoyo mengatakan, agar kendaraan listrik semakin menarik minat pasar, maka perlu ada insentif khusus, salah satunya insentif tarif tol.

"Kami usul ke depan, sekiranya untuk tambahan insentif ke kami, salah satunya biaya tol. Karena saat dikalkulasi ini biaya tol hampir 3 kali dari biaya penge-charge-an mobil listrik setara Jakarta ke Surabaya," ujar Tri dalam IDX Channel Economic Outlook 2022, Jumat (17/12/2021).

Lebih lanjut, dia juga mengusulkan agar terdapat diskon tarif parkir dalam 1 hingga 2 tahun ke depan. Insentif ini diyakini bisa meningkatkan penjualan mobil listrik perusahaan, terutama mobil yang diproduksi di Cikarang.

Menurut Tri, harga mobil listrik linear dengan volume mobil di pasaran dan respon positif di masyarakat. Ke depan, pihaknya akan menyiapkan segmentasi konsumen medium dan low agar bisa menjangkau seluruh masyarakat.

"Karena pastinya kami ingin harga mobil listrik ini semakin turun, dan kami akan terus mengembangkan produk kami sehingga tahun depan diharapkan tidak hanya segmen premium," harap dia. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD