AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Buruh Ancam Demo Besar Jika Harga Minyak Goreng Tak Turun dalam Sepekan

ECONOMICS
Advenia Elisabeth/MPI
Kamis, 24 Maret 2022 07:35 WIB
Para buruh memberikan waktu 1 x 7 hari kepada Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk segera menurunkan lonjakan harga minyak goreng.
Buruh Ancam Demo Besar Jika Harga Minyak Goreng Tak Turun dalam Sepekan (FOTO: MNC Media)
Buruh Ancam Demo Besar Jika Harga Minyak Goreng Tak Turun dalam Sepekan (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Para buruh memberikan waktu 1 x 7 hari kepada Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk segera menurunkan lonjakan harga minyak goreng. Bila harga tidak turun maka buruh akan menggelar demo besar di seluruh daerah.

Ketua Umum Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, jika dalam seminggu pemerintah belum menurunkan harga mknyak goreng, buruh mengancam akan melakukan aksi demo kembali. Disebut-sebut, massanya akan lebih besar.

"Kami memberikan waktu 1 x 7 hari, bilamana ini tidak dilakukan oleh pemerintah, Partai Buruh, Serikat Petani Indonesia dan Serikat Buruh yang ada di Indonesia, nelayan, buruh honorer, buruh migran akan melakukan aksi besar-besaran di seluruh Indonesia," ujar Said, dikutip Kamis (24/3/2022).

"Kami akan serius menuntut minyak goreng dan mengganti Menteri Perdagangan walaupun itu hak Presiden Bapak Jokowi untuk mengganti," sambungnya. 

Adapun dorongan Said berserta para buruh lainnya mendesak pemerintah, karena selama tiga tahun daya beli masyarakat terus menurun hingga 30 persen. Di tambah, buruh tidak mengalami kenaikan upah yang signifikan. 

"Daya beli masyarakat lagi turun 30 persen, karena 3 tahun berturut-turut upah buruh tidak naik," katanya. 

Maka dari itu, lanjut Said, seharusnya pemerintah tak asal memainkan harga. Terutama harga minyak goreng dalam kemasan yang sempat turun ke Rp 14.000 per liter kini berubah drastis ke harg Rp 20.000an.

"Jangan sekadar main harga naik, harga turun, lihat juga daya belinya, Sudahnya daya beli turun 30 persen karena upah buruh tidak naik selama 3 tahun masa harga minyak goreng naik," tandasnya.

Sebelumnya, pada 22 Maret 2022, serikat buruh bersama petani telah melakukan unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Perdagangan. 

Demo tersebut menyerukan tiga tuntutan, yaitu turunkan harga minyak goreng, turunkan harga bahan pokok, dan ganti Menteri Perdagangan. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD