“Karena itu, inovasi harus tumbuh dalam ekosistem yang aman, inklusif, dan didukung sinergi yang kuat," ujar Kiki, sapaan akrab Friderica.
Pentingnya koordinasi antarwilayah juga ditekankan oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, khususnya dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui keterhubungan Pemerintah Pusat dan Daerah.
Transisi masyarakat menuju transaksi digital mencatatkan akselerasi pesat. Pada Agustus 2026, transaksi ekonomi keuangan digital tumbuh sebesar 40,36 persen (yoy) dengan akumulasi mencapai 6,11 miliar transaksi.
Capaian ini disokong oleh akseptasi QRIS yang menyentuh 69,32 juta pengguna dan 47,11 juta merchant, serta didorong oleh perluasan penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI). Dari sisi infrastruktur ritel, volume transaksi BI-FAST mencapai 549 juta transaksi dengan nilai transaksi menyentuh Rp1.346 triliun.
Dengan demikian, ke depannya, BI berkomitmen memperkuat andalannya infrastruktur sistem pembayaran nasional. “Kita saat ini juga sedang memodernisasi untuk sistem pembayaran baik itu yang sifatnya besar ataupun yang sifatnya ritel seperti QRIS atau BI Fast,” kata Destry.