AALI
8825
ABBA
236
ABDA
6025
ABMM
4380
ACES
630
ACST
198
ACST-R
0
ADES
7050
ADHI
760
ADMF
8525
ADMG
166
ADRO
3900
AGAR
302
AGII
2370
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
107
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
147
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1585
AKRA
1305
AKSI
320
ALDO
700
ALKA
296
ALMI
406
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.66
-1.34%
-7.25
IHSG
7084.54
-1.31%
-94.04
LQ45
1012.36
-1.29%
-13.28
HSI
18025.82
0.52%
+92.55
N225
26619.53
-1.97%
-534.30
NYSE
13796.99
-2.26%
-319.60
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,031
Emas
792,736 / gram

Futurolog Prediksi Investasi di Startup Masih Diminati di Masa Depan

ECONOMICS
Ikhsan PSP
Selasa, 07 Juni 2022 23:29 WIB
Futurolog, Ferro Ferizka memprediksi investasi di industri startup masih seksi diminati konsumen dalam lima hingga 10 tahun ke depan.
Futurolog Prediksi Investasi di Startup Masih Diminati di Masa Depan (Dok.MNC)
Futurolog Prediksi Investasi di Startup Masih Diminati di Masa Depan (Dok.MNC)

IDXChannel— Praktisi masa depan atau Futurolog, Ferro Ferizka memprediksi investasi di industri startup masih seksi diminati konsumen dalam lima hingga 10 tahun ke depan.

Menurutnya Industri start up dipandang sebagai industri yang tak pernah mati sebab segmentasinya akan meluas pada berbagai bidang kebutuhan manusia.

“Startup sebagai teknologi digital adalah sebuah keniscayaan dan tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia. Selama kebutuhan manusia yang beraneka, maka startup akan selalu dibutuhkan karena sifatnya yang memudahkan,” ujar Direktur Pijar Foundation ini, kepada MNC Portal di Jakarta.

Menurut dia, menjamurnya startup teknologi dengan berbagai segmentasi bisnis tidak bisa dipandang sebatas teknologi belaka. Akan tetapi harus jeli melihat bisnis. Alasannya, sebagus apapun teknologi startup jika tak dikelola baik, sebagai investasi penghasil duit, ujung-ujungnya akan mati.

“Pandemi Covid-19 adalah momentum yang baik. Tapi ujiannya ketika pandemi Covid ini selesai, maka industri start up mengalami fase berikutnya. Artinya start up yang sesuai kebutuhan pasar lah yang bertahan. Pada fase ini ada penyesuaian dan sekarang ini, ketika pelonggaran pandemi terjadi di sinilah pembuktiannya,” ungkapnya.

Hal lain yang mendasari prediksi bahwa startup masih akan bergairah, menurut Ferro, berdasarkan sifat industri ini yang bisa menyesuaikan atau beradaptasi. 

“Prediksi saya, startup akan back to basic mengedepankan tiga hal, yakni user atau penggunanya, traction atau ketergantungannya dan transaksi tentu saja,” ujarnya.

Ferro menambahkan, fundamental dari pengelolaan sebuah bisnis ada pada pendapatan atau keuntungan dibanding pengeluaran.  

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD