Jumlah personel militer AS meningkat menjadi 17 orang hingga akhir pekan lalu. Sementara itu, pejabat militer masih memeriksa jenazah seorang prajurit lain yang hilang setelah serangan terhadap pangkalan AS di Yordania. Dari 17 korban tewas tersebut, dua di antaranya dipastikan meninggal ketika Iran menyerang personel militer AS di Yordania.
Sekitar 430 personel militer AS telah mengalami luka-luka sejak konflik dimulai pada akhir Februari. Pentagon pada Senin menyatakan bahwa 100 personel mengalami cedera sejak 7 Juli, namun 96 persen di antaranya telah kembali bertugas. Belum diketahui apakah seluruh atau sebagian dari 100 korban tersebut sudah termasuk dalam total 430 korban luka yang tercatat dalam basis data publik Pentagon.
Dalam sepekan terakhir, Trump mengancam akan memperluas sasaran serangan di Iran, termasuk fasilitas energi dan jembatan, mengerahkan pasukan darat untuk merebut pusat ekspor minyak Iran di Pulau Kharg, serta mengebom fasilitas bawah tanah yang diduga terkait program nuklir di kawasan yang dikenal sebagai Pickaxe Mountain.
Pada Selasa, Trump mengatakan AS akan menghancurkan fasilitas di kawasan pegunungan tersebut dalam waktu dekat.
(NIA DEVIYANA)