AALI
12325
ABBA
196
ABDA
0
ABMM
3060
ACES
995
ACST
161
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
655
ADMF
8075
ADMG
180
ADRO
3150
AGAR
330
AGII
2010
AGRO
935
AGRO-R
0
AGRS
126
AHAP
62
AIMS
232
AIMS-W
0
AISA
157
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
925
AKRA
1005
AKSI
224
ALDO
900
ALKA
302
ALMI
280
ALTO
208
Market Watch
Last updated : 2022/05/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.20
-1.33%
-7.19
IHSG
6840.78
-1.12%
-77.37
LQ45
1002.57
-1.24%
-12.61
HSI
20470.06
-1.19%
-247.18
N225
27001.52
0.98%
+262.49
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,169 / gram

Hai Sobat Investor, Ingin Bisnis Online Saat Ramadan? Yuk Simak Tipsnya

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Sabtu, 27 Maret 2021 17:38 WIB
Bisnis online saat Ramadan mulai dari kue kering hingga busana muslim, memiliki peluang lebar untuk meningkatkan penjualan.
Hai Sobat Investor, Ingin Bisnis Online Saat Ramadan? Yuk Simak Tipsnya (FOTO:MNC Media)
Hai Sobat Investor, Ingin Bisnis Online Saat Ramadan? Yuk Simak Tipsnya (FOTO:MNC Media)


IDXChannel - Beragam peluang usaha dan bisnis online bulan Ramadhan biasanya paling banyak diminati.

Terlebih saat ini masih adanya pandemic Covid-19 membuat masyarakat lebih memilih berbisnis online dan mengandalkan adanya pengiriman barang atau makanan melalui ojek online maupun ekspedisi jasa pengiriman.

Bisnis online saat Ramadan mulai dari kue kering hingga busana muslim, memiliki peluang lebar untuk meningkatkan penjualan. Tentunya kenaikan tingkat penjualan ini sangat bergantung pada persiapan dan strategi tiap pebisnis dalam menjalankan bisnisnya.

Dikutip berbagai sumber, apa saja yang dapat sebaiknya dilakukan pebisnis online untuk meningkatkan penjualan di bulan Ramadan?

1. Produk yang relevan
Beberapa produk lebih banyak dicari di bulan Ramadan, sesuai kebutuhan di masa ini. Misalnya, katering untuk sahur, pakaian muslim, antaran makanan untuk berbuka puasa, kue dan makanan khas untuk Lebaran, atau perlengkapan ibadah. Hal ini bisa menjadi peluang baru yang Anda manfaatkan.

2. Pastikan Stok Barang Ada
Di bulan Ramadan tingkat persaingan dengan penjual lain juga akan semakin tinggi, karena tiap penjual pasti tahu tingkat permintaan akan meningkat di bulan ini. Tentu Anda tidak ingin pelanggan dan calon pelanggan pindah ke toko online lain. Biasanya ini terjadi saat calon pembeli kecewa melihat keterangan “Stok Habis” di toko online Anda.

3. Tentukan strategi pemasaran
Bila stok barang sudah tersedia, kini saatnya membuat strategi pemasaran. Banyak media yang bisa dimanfaatkan sebagai media promosi, seperti beragam media sosial yang bisa digunakan secara gratis maupun berbayar.

Misalnya, jika produk yang Anda jual adalah pakaian, manfaatkan jasa endorsement di Instagram. Atau gunakan jasa food blogger untuk menulis review bila produk yang Anda tawarkan berupa makanan. Untuk yang berbayar, Anda bisa mempromosikan lewat Google Ad atau Facebook.

4. Perhatikan waktu efektif untuk promosi
Waktu paling efektif untuk melakukan semua strategi pemasaran Ramadan adalah 1 pekan sebelum Ramadan hingga hari ke 20 bulan puasa. Bila Anda menggunakan media sosial, pastikan Anda tahu kapan waktu yang tepat untuk meng-update media sosial Anda untuk promosi.

Selama bulan Ramadan, pengguna biasa mengakses media sosial pada saat sahur (3 – 4 dini hari), jam istirahat makan siang (11 – 2 siang), dan menjelang berbuka puasa (5 – 6 sore). Jumlah orang yang mengakses internet akan menurun seiring dengan datangnya waktu Isya, waktunya ibadah tarawih dilaksanakan.

Dan akan meningkat lagi pada jam 21.00 – 23.00 saat waktu tarawih selesai dan pengguna mengakses internet kembali sampai menjelang tidur.

Berikut cara memanfaatkan viral marketing untuk mempromosikan produk Anda:
1. Upload produk yang Anda jual ke media sosial kemudian tag teman Anda
2. Buat konten yang variatif mengenai produk Anda, misalnya meme, infografis, kuis, dan lainnya
3. Bekerja sama dengan influencer untuk membantu pemasaran produk/brand Anda.
(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD