IDXChannel - Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata atau InJourney optimistis aktivitas sektor pariwisata Indonesia tetap tumbuh di tengah meningkatnya eskalasi geopolitik yang tengah terjadi antara AS-Iran.
Direktur Commercial InJourney Veronica Sisilia mengatakan ketegangan geopolitik global di Timur Tengah tentu akan memengaruhi industri pariwisata dan penerbangan, termasuk potensi pembatalan penerbangan internasional.
"Yang terjadi sampai hari ini volatilitas di harga energi, nilai tukar dan lain sebagainya sudah pasti itu impact ke kita semua, sama-sama paham," ujarnya dalam konferensi pers terkait kesiapan InJourney Hospitality dalam menyambut libur Lebaran 2026 di Gedung Sarinah, Senin (9/3/2026).
Namun, dia menilai sektor pariwisata nasional memiliki ketahanan karena didukung oleh pasar domestik yang besar. Veronica pun tetap optimistis karena permintaan wisata domestik di Indonesia masih kuat.
InJourney, lanjut dia, sedang bersiap menyambut periode peak season libur Lebaran 2026.
"Kami ingin semua orang menikmati lebaran ini dengan hati yang semangat pulang mudik, jalan-jalan, ngobrol ke keluarga, naik pesawat dan sebagainya itu yang kami tekankan untuk situasi saat ini," kata dia.