sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Satgas Pangan Ungkap Ada Indikasi Praktik Kartel di Balik Anjloknya Harga TBS Sawit

Economics editor Tangguh Yudha
08/06/2026 13:13 WIB
Satgas Pangan Polri mengungkapkan adanya indikasi praktik kartel dalam penentuan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit.
Satgas Pangan Ungkap Ada Indikasi Praktik Kartel di Balik Anjloknya Harga TBS Sawit. (Foto Tangguh/IMG)
Satgas Pangan Ungkap Ada Indikasi Praktik Kartel di Balik Anjloknya Harga TBS Sawit. (Foto Tangguh/IMG)

IDXChannel - Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri mengungkapkan adanya indikasi praktik kartel dalam penentuan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang belakangan mengalami penurunan di tengah tren kenaikan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dunia.

Kepala Satgas Pangan Polri Ade Simanjuntak mengatakan, pihaknya mencurigai adanya kesepakatan terselubung yang menyebabkan harga TBS di tingkat petani turun meski harga CPO global justru menguat.

"Terkait dengan fenomena pembelian TBS dengan harga yang tidak wajar di saat harga CPO di dunia naik, kami menduga adanya indikasi kartel di sini atau persekongkolan jahat, persekongkolan diam-diam yang dilakukan untuk menyepakati harga TBS itu turun di saat harga CPO dunia tidak turun atau sedang cenderung naik malah gitu ya," kata Ade dalam konferensi pers yang digelar di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026).

Untuk mengusut dugaan tersebut, Satgas Pangan Polri akan menggandeng Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) guna melakukan penyelidikan lebih lanjut. Ade memastikan aparat tidak akan ragu mengambil langkah hukum apabila ditemukan pelanggaran dalam penetapan harga yang merugikan petani sawit.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement