Kerja sama tersebut memberikan kontribusi terhadap perkembangan industri dan pengolahan sumber daya di Indonesia.
Meski demikian, ia menegaskan kemitraan ekonomi kedua negara perlu terus dikembangkan agar tidak berhenti pada pembangunan pabrik dan fasilitas produksi.
Luhut mendorong kerja sama tersebut diperluas ke bidang penelitian, pengembangan teknologi, inovasi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar industri Indonesia semakin mampu menghasilkan produk bernilai tambah.
“Kami ingin bergerak dari kemampuan industri dan transfer teknologi menuju inovasi bersama, serta dari infrastruktur fisik menuju pengembangan manusia dan pengetahuan,” katanya.
Dalam forum tersebut, Luhut juga mengajak Universitas Tsinghua dan mitra China membangun laboratorium bersama, program penelitian, serta kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri.
Ia menilai dukungan penelitian diperlukan untuk mengembangkan pemanfaatan sumber daya alam Indonesia secara lebih optimal, termasuk komoditas pertanian dan kelautan.