AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20171.27
0.29%
+59.17
N225
26855.30
0.67%
+177.50
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

Indonesia Jadi Tuan Rumah G20, Ini Harapan Kemenperin di Sektor Industri

ECONOMICS
Viola Triamanda/MPI
Sabtu, 14 Mei 2022 08:30 WIB
Presidensi Indonesia di Group of 20 (G20) dinilai memiliki kekuatan politik dan ekonomi sehingga harus dimanfaatkan untuk mendorong penguatan sektor industri.
Indonesia Jadi Tuan Rumah G20, Ini Harapan Kemenperin di Sektor Industri
Indonesia Jadi Tuan Rumah G20, Ini Harapan Kemenperin di Sektor Industri

IDXChannel - Presidensi Indonesia di Group of 20 (G20) dinilai memiliki kekuatan politik dan ekonomi sehingga harus dimanfaatkan untuk mendorong penguatan sektor industri di tengah maraknya berbagai permasalahan akibat pandemi Covid-19. 

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian, Doddy Rahadi, menyatakan momentum presidensi G20 punya peluang besar untuk meraih kepercayaan investor global serta berkontribusi pada pertumbuhan sektor industri dan penciptaan lapangan kerja, yang berdampak pada percepatan pemulihan ekonomi nasional.

“Sepanjang tahun 2021, sektor industri pengolahan nonmigas memiliki kontribusi terhadap PDB nasional sebesar 17,36%, yang sumbangsihnya antara lain dari sektor industri makanan dan minuman, industri kimia, farmasi dan obat tradisional, serta industri barang logam,” ucap Doddy Rahadi di Jakarta, Jumat (13/5).

Pentingnya sektor industri terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan global menjadikan isu industri sebagai isu yang dibahas secara khusus dalam Trade, Investment, and Industry Working Group (TIIWG) saat presidensi G20.

Kemenperin menaruh harapan besar kepada sektor industri manufaktur untuk dapat memanfaatkan penyelenggaraan Presidensi G20 sebagai ajang berbagi pengalaman industrialisasi di negara maju.

“Hal ini bertujuan meningkatkan peran industri untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan guna mengatasi disrupsi rantai pasok dunia, dan tentunya akan berdampak pada pembukaan lapangan kerja baru, serta meningkatkan nilai tambah ekonomi,” pungkasnya.

(NDA) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD