IDXChannel - PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) merampungkan pengiriman delapan unit kereta rel listrik (KRL) dari Banyuwangi ke Stasiun Kalimas, Surabaya, pada akhir September 2026. Pengiriman sarana produksi PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA tersebut merupakan bagian dari proyek pengadaan KRL sekaligus mendukung distribusi produk industri perkeretaapian nasional.
Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti mengatakan, pengangkutan sarana perkeretaapian membutuhkan perencanaan menyeluruh karena ukuran dan bobot muatan yang besar. Kesiapan armada, pemilihan jalur, serta koordinasi operasional menjadi faktor penting untuk memastikan pengiriman berjalan sesuai kebutuhan proyek.
“Pengiriman delapan unit KRL ini mencerminkan kapabilitas KAI Logistik dalam menyediakan solusi logistik untuk kebutuhan khusus. Kami berupaya memastikan sarana produksi dalam negeri dapat didistribusikan dengan penanganan yang tepat, sekaligus mendukung kelancaran rantai pasok industri perkeretaapian,” ujar Aniek dalam keterangan resmi, Rabu (21/10/2026).
Pengiriman tersebut menggunakan layanan projct logistics melalui segmen bisnis KALOG Pro. Setiap unit KRL memiliki bobot sekitar 29–37 ton, dengan total bobot muatan yang diinformasikan mencapai hingga 296 ton. Untuk mengangkutnya, KAI Logistik menggunakan multi-axle trailer dengan konfigurasi 12 gandar untuk perjalanan darat dan kapal Landing Craft Tank (LCT) untuk penyeberangan laut.
Rute pengiriman dimulai dari pabrik INKA di Banyuwangi menuju Pelabuhan LCM Ketapang. Muatan kemudian diseberangkan menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, sebelum dilanjutkan melalui jalur darat hingga Stasiun Kalimas sebagai tujuan akhir.