IDXChannel - Angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Maret 2026 mencapai 1,09 juta kunjungan. Jumlah ini turun sebesar 6,17 persen dibandingkan Februari 2026 (m-to-m)
“Meski demikian, jumlah kunjungan wisman naik 10,50 persen dibanding Maret 2025,” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, dalam konferensi pers, Senin (4/5/2026).
Secara kumulatif, pada periode Januari-Maret 2026, jumlah kunjungan wisman mencapai 3,44 juta kunjungan, atau sekitar 8,62 persen lebih tinggi dibanding periode yang sama 2025.
Ateng merinci, berdasarkan kebangsaan, wisman berkebangsaan Malaysia masih menduduki peringkat pertama yang berkunjung ke Indonesia pada Maret 2026, sebesar 186,53 ribu kunjungan (17,14 persen). Kemudian diikuti oleh Australia 130,72 ribu kunjungan (12,01 persen), dan Singapura 102,82 ribu kunjungan (9,45 persen).
BPS selanjutnya melaporkan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) atau penduduk Indonesia yang melakukan perjalanan wisata di dalam negeri (domestik) pada Maret 2026 yang mencapai 126,34 juta perjalanan. Pada periode di mana ada perayaan hari raya Idulfitri tersebut, angkanya naik sebesar 38,63 persen bila dibandingkan dengan Februari 2026 (m-to-m). Begitu pun jumlah kunjungan wisnus naik tajam hingga 42,10 persen dibanding Maret 2025.
Secara kumulatif, jumlah perjalanan wisnus pada periode Januari-Maret 2026 mencapai 319,51 juta perjalanan, naik hingga 13,14 persen dibanding periode yang sama 2025.
Sementara itu, jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) atau penduduk indonesia yang berwisata ke luar negeri pada Maret 2026 mencapai 793,16 ribu perjalanan. Jumlah tersebut naik sebesar 13,14 persen bila dibandingkan dengan Februari 2026 (m-to-m). Angka itu juga naik 36,26 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (y-on-y).
Malaysia menjadi negara tujuan utama wisnas yang paling diminati pada Maret 2026 (29,73 persen) diikuti Arab Saudi (13,79 persen), Singapura (13,79 persen), dan China (10,69 persen).
(NIA DEVIYANA)