AALI
9650
ABBA
230
ABDA
0
ABMM
2380
ACES
790
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7625
ADHI
820
ADMF
8075
ADMG
173
ADRO
2930
AGAR
324
AGII
2050
AGRO
735
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1065
AKSI
290
ALDO
845
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
202
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.54
-0.91%
-4.92
IHSG
6967.45
-0.69%
-48.61
LQ45
1001.87
-0.88%
-8.87
HSI
21999.91
-1.03%
-229.61
N225
26830.69
-0.15%
-40.58
NYSE
14835.30
0.16%
+23.75
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,799
Emas
868,113 / gram

Luhut Bakal Wajibkan Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi

ECONOMICS
Advenia Elisabeth/MPI
Jum'at, 24 Juni 2022 11:33 WIB
Menko Marves Luhut Pandjaitan akan mewajibkan setiap pembelian minyak goreng curah menggunakan aplikasi PeduliLindungi. 
Luhut Bakal Wajibkan Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi (FOTO: MNC Media)
Luhut Bakal Wajibkan Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan akan mewajibkan setiap pembelian minyak goreng curah menggunakan aplikasi PeduliLindungi

Luhut mengungkapkan, pemerintah akan memulai transisi perubahan sistem penjualan dan pembelian minyak goreng curah rakyat (MGCR). Nantinya, pembelian minyak goreng curah akan menggunakan aplikasi PeduliLindungi. 

"Sebelumnya Pemerintah akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Nantinya, setelah masa sosialisasi selesai, seluruh penjualan dan pembelian MGCR akan menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Sementara masyarakat yang belum punya PeduliLindungi masih bisa membeli dengan menunjukkan NIK," ujar Luhut di Jakarta, Jumat (24/6/2022).

Sambung Luhut, perubahan sistem ini dilakukan untuk membuat tata kelola distribusi MGCR menjadi lebih akuntabel dan bisa terpantau mulai dari produsen hingga konsumen. 

Lebih lanjut dia menjelaskan, masa sosialisasi akan dimulai besok Senin (27/6) dan akan berlangsung selama dua minggu ke depan. 

"Setelah masa sosialisasi selesai, masyarakat harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau menunjukkan NIK, untuk bisa mendapatkan MGCR dengan harga eceran tertinggi (HET),” ujar Luhut.

Untuk jumlah pembelian, Menko Luhut mengatakan bahwa pembelian MGCR di tingkat konsumen akan dibatasi maksimal 10 kg untuk satu NIK per harinya dan dijamin bisa diperoleh dengan harga eceran tertinggi, yakni Rp14.000 per liter atau Rp15.500 per kilogram. 



MGCR dengan harga tersebut bisa diperoleh di penjual/pengecer yang terdaftar resmi dalam program Simirah 2.0 dan juga melalui Pelaku Usaha Jasa Logistik dan Eceran (PUJLE) yakni Warung Pangan dan Gurih.

Ia menerangkan, pemerintah melakukan upaya perubahan sistem ini untuk memberikan kepastian akan ketersediaan dan keterjangkauan harga minyak goreng bagi seluruh lapisan masyarakat. 

Penggunaan PeduliLindungi ini berfungsi menjadi alat pemantau dan pengawasan di lapangan untuk memitigasi adanya penyelewengan di berbagai tempat dan dapat menyebabkan terjadinya kelangkaan juga kenaikan harga minyak goreng. (RRD)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD