AALI
10000
ABBA
212
ABDA
0
ABMM
825
ACES
1425
ACST
254
ACST-R
0
ADES
1640
ADHI
1050
ADMF
8000
ADMG
162
ADRO
1185
AGAR
414
AGII
1035
AGRO
880
AGRO-R
0
AGRS
545
AHAP
68
AIMS
510
AIMS-W
0
AISA
256
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
560
AKRA
3130
AKSI
755
ALDO
815
ALKA
240
ALMI
236
ALTO
326
Market Watch
Last updated : 2021/05/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
462.85
-1.35%
-6.35
IHSG
5833.86
-1.76%
-104.49
LQ45
869.49
-1.52%
-13.44
HSI
28194.09
0.59%
+166.49
N225
27824.83
-0.92%
-259.64
NYSE
16415.36
1.45%
+233.76
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,280
Emas
850,841 / gram

Masih Pandemi, Tes CPNS Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

ECONOMICS
Giri Hartomo/Okezone
Kamis, 25 Maret 2021 14:04 WIB
BKN akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat saat tes CPNS.
BKN akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat saat tes CPNS. (Foto: Media MNC)

IDXCHannel - Pemerintah akan kembali membuka pendaftaran Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun ini. Setelah pada tahun lalu tidak ada pembukaan pendaftaran CPNS. 

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Hariaa Wibisana mengatakan, pada tahun akan tetap ada pelaksanaan tes CPNS pada tahun ini meskipun ada pandemi covid-19. Namun tetap pelaksanaan tes akan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Dikarenakan situasi pandemi Covid-19  yang masih berlangsung, BKN akan tetap menerapkan prosedur pelaksanaan ujian sesuai protokol kesehatan dalam rekrutmen ASN tahun 2021,” ujarnya dalam keteranganya, Kamis (25/3/2021).

Salah satunya adalah dengan menghadirkan live score peserta melalui Youtube BKN agar hasil ujian dapat dipantau di mana saja. Sehingga tidak ada kerumunan yang terjadi saat sedang melihat scorenya.Hanya saja, BKN belum menyebutkan apakah pada tahun ini tes akan dilakukan secara online atau offline. Karena pembahasan masih sebatas mekanismer registrasi atau pendaftaran saja. 

“Dalam rekrutmen ASN 2021 akan disediakan pula sarana khusus bagi peserta positif Covid-19 sehingga tetap dapat berkesempatan mengikuti seleksi,” jelasnya. 

Terakhir, Kepala BKN mengungkapkan untuk peserta seleksi di luar negeri akan tetap dapat mengikuti ujian di kantor KBRI setempat. Pada tahun lalu, ada sekitar 15 negara yang menyelenggarakan seleksi CPNS. "Memfasilitasi peserta ujian di luar negeri jadi pengalaman baru dalam pelaksanaan seleksi tahun 2020.  Tahun lalu BKN sudah melaksanakan ujian seleksi di 15 negara lewat kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri," jelasnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD