Capaian ini memantapkan posisinya sebagai salah satu pusat hilirisasi industri sawit nasional dengan memanfaatkan letak geografis strategis di Selat Malaka, yang menghubungkan jalur perdagangan internasional dari Asia Timur ke Asia Selatan, Timur Tengah, Eropa, hingga Afrika.
Sementara itu, CEO Life Chemistry Evyap, Saw Lee Chyan mengungkapkan pemilihan Sei Mangkei sebagai lokasi investasi karena skema KEK memberikan banyak kemudahan terhadap pelaku usaha.
“Keberadaan KEK Sei Mangkei sangat membantu kami mempercepat proses pembangunan hingga fasilitas produksi dapat segera beroperasi dibandingkan di lokasi lain. Hal ini karena KEK Sei Mangkei menawarkan layanan yang terintegrasi sebagai one-stop solution bagi kawasan industri," katanya.
Dia menyebut, langkah ekspansi Evyap tidak hanya akan menguntungkan dan menyokong ekosistem hilirisasi kelapa sawit Indonesia, melainkan juga menjadi bagian dari ekspansi strategis perusahaan dalam melipatgandakan kapasitas produksi dan memperlebar jangkauan pasar internasional.
Di tingkat global, Evyap Life Chemistry yang fokus pada segmen oleokimia saat ini telah melayani lebih dari 600 pelanggan yang tersebar di 55 negara. Di KEK Sei Mangkei, pabrik yang dibangun sejak Maret 2023 memiliki tiga fasilitas produksi dengan kapasitas gabungan 650 ribu ton yang siap memenuhi permintaan pasar dunia.
(Rahmat Fiansyah)