PATS tersebut menjadi instrumen implementasi kebijakan pembangunan rendah karbon di tingkat tapak dengan menyediakan air irigasi bagi sawah tadah hujan sekaligus menggantikan penggunaan pompa berbahan bakar fosil.
Pemerintah Inggris melalui UK FCDO menyediakan pendanaan hibah dengan pengelolaan lembaga konsultan Oxofrd Policy Management Limited (OPML).
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berperan mengusulkan lokasi dan mengawal pelaksanaan program, sedangkan Pemerintah Kabupaten Samosir dan Desa Pakpahan berkomitmen mengoperasikan sistem serta menjaga konservasi lahan.
Secara akumulatif, kedua PATS tersebut diproyeksikan bisa meningkatkan pendapatan petani lebih dari Rp2 miliar per tahun.
“Secara akumulatif intervensi energi bersih di kedua desa ini (Sibonor Ompu Ratus dan Pakpahan) diproyeksikan akan memberikan nilai tambah ekonomi lebih dari Rp2 miliar per tahun bagi masyarakat lokal,” kata dia.
(Nur Ichsan Yuniarto)