AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Penjualan Otomotif Mulai Membaik, Empat Faktor Ini Jadi Penopang

ECONOMICS
Athika Rahma
Rabu, 13 April 2022 14:23 WIB
Empat faktor yang ada di lapangan diyakini menjadi penopang utama tren kebangkitan industri otomotif tersebut.
Penjualan Otomotif Mulai Membaik, Empat Faktor Ini Jadi Penopang (foto: MNC Media)
Penjualan Otomotif Mulai Membaik, Empat Faktor Ini Jadi Penopang (foto: MNC Media)

IDXChannel - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat data penjualan mobil di sepanjang triwulan I/2022 lalu, di mana volume penjualan tercatat mencapai 263.810 unit, atau tumbuh hingga 41,4 persen dibanding realisasi pada periode sama tahun sebelumnya.

Capaian tersebut dianggap sebagai sinyal awal yang positif di mana industri otomotif nasional mulai mampu menggeliat pasca pandemi COVID-19. Empat faktor yang ada di lapangan diyakini menjadi penopang utama tren kebangkitan industri otomotif tersebut.

"Faktor pertama jelas soal daya beli masyarakat yang sudah membaik, di tengah pemulihan ekonomi nasional. Di sisi lain, kebijakan pemerintah yang kembali membolehkan mudik ikut mendorong masyarakat untuk membeli kendaraan roda empat. Yang satu dua tahun lalu masih menahan, menunda, dengan sudah boleh mudik maka akhirnya beli," ujar Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, di Jakarta, Selasa (12/4/2022).

Tak hanya itu, melambungnya harga komoditas menurut Kukuh juga turut berperan meningkatkan penjualan mobil, terutama di segmen kendaraan niaga. Selain itu, tren positif penjualan kendaraan juga ditopang oleh insentif Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM-DTP) sejak 1 Maret 2021 sehingga lebih meringankan harga jual.

"Meski insentif ini masih akan berakhir pada September 2022, tapi kami optimistis pengaruhnya cukup besar. Kita sudah di tahap ekspansi awal. Ekosistem industri otomotif ini ada sekitar 1,5 juta orang (yang terlibat) jadi ketika sudah pulih maka mereka bisa kembali bekerja," tegas Kukuh. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD