sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Perusahaan RI Bidik Potensi Pasar Karbon Sektor Pertanian di Kamboja

Economics editor Yanto Kusdiantono
24/09/2026 10:14 WIB
Kedua perusahaan akan mengembangkan rantai nilai pertanian Kamboja, dengan fokus awal pada sektor beras dan proyek karbon terkait pertanian.
Perusahaan RI Bidik Potensi Pasar Karbon Sektor Pertanian di Kamboja. Foto: iNews Media Group.
Perusahaan RI Bidik Potensi Pasar Karbon Sektor Pertanian di Kamboja. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel – Perusahaan berbasis di Indonesia, PT ESGIN Global Partner, membidik pasar Kamboja untuk mengembangkan proyek karbon di negara tersebut dengan menggandeng Heritage Group. Dalam kerja sama ini, kedua pihak bersama-sama akan menggarap proyek yang menggabungkan pertanian berkelanjutan, pengelolaan residu padi, hingga perdagangan kredit karbon.

Dalam rencana kerja sama tersebut, kedua perusahaan akan mengembangkan rantai nilai pertanian Kamboja, dengan fokus awal pada sektor beras dan proyek karbon terkait pertanian. Salah satu fokusnya adalah mengurangi emisi metana dari budidaya padi melalui penerapan Alternate Wetting and Drying (AWD) serta perbaikan pengelolaan air sawah.

“Dengan MOU (memorandum of understanding) ini, akan menciptakan landasan yang kuat untuk menggabungkan kegiatan pertanian Heritage Group yang terdiversifikasi dengan keahlian ESGIN dalam pasar karbon, pembiayaan iklim, dan pengembangan proyek berkelanjutan,” ujar Presiden Direktur dan Chief Executive Officer ESGIN Brandon Keam dalam keterangan tertulis Kamis (24/9/2026).

Dia menambahkan, melalui kerja sama di bidang beras berkelanjutan, biochar, dan kompos organik, ESGIN dapat mengembangkan proyek-proyek yang skalanya dapat diperluas guna meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat industri lokal, serta menghasilkan manfaat lingkungan yang terukur.

Sementara itu, Chairman dan Chief Executive Officer Heritage Group Oknha Chan Sokheang mengatakan, Heritage Group telah membangun kapabilitas operasional di berbagai bidang penting dalam perekonomian pertanian Kamboja. Kerja sama dengan ESGIN akan menghubungkan kegiatan-kegiatan usaha tersebut dengan pengembangan proyek karbon dan pembiayaan iklim, sehingga menciptakan peluang baru bagi petani, masyarakat lokal, serta pertumbuhan berkelanjutan Kamboja.

“Kerja sama ini membentuk sebuah platform terintegrasi yang menghubungkan kegiatan usaha pertanian Heritage Group dengan kapabilitas ESGIN dalam pengembangan proyek karbon, pembiayaan, dan komersialisasi,” katanya. 

Dia menambahkan, Heritage Group melalui Signature Rice akan menjadi platform operasional di sektor beras, mencakup pelibatan petani, pengadaan gabah, penggilingan, pengolahan, pengembangan pasar, dan ekspor beras.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2
Berita Rekomendasi

Berita Terkait
Advertisement
Advertisement