sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Prabowo Ingin Seluruh Rumah di Indonesia Pakai Genteng, Bukan Seng

Economics editor Binti Mufarida
02/02/2026 13:44 WIB
Presiden Prabowo Subianto meluncurkan gerakan yang disebut "gentengisasi" di mana seluruh rumah di Indonesia harus menggunakan genteng,
Presiden Prabowo Subianto meluncurkan gerakan yang disebut
Presiden Prabowo Subianto meluncurkan gerakan yang disebut "gentengisasi" di mana seluruh rumah di Indonesia harus menggunakan genteng. (Foto: Setneg)

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto meluncurkan gerakan yang disebut "gentengisasi". Dia ingin seluruh rumah di Indonesia memanfaatkan genteng sebagai atap, sehingga lebih sejuk dan nyaman.

Prabowo mengatakan, program "gentengisasi" bertujuan mempercantik estetika permukiman sekaligus meningkatkan kenyamanan hunian rakyat di seluruh pelosok negeri. Dengan gerakan ini, dia menargetkan, Indonesia bebas atas seng dalam tiga tahun ke depan.

Program ini diungkapkan Prabowo dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Gerakan gentengisasi merupakan pilar utama dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

"Saya lihat Saudara-saudara, semua kota, semua kota, kecamatan, hampir semua desa kita sekarang, maaf ya, terlalu banyak genteng dari seng. Seng ini panas untuk penghuni. Seng ini juga berkarat. Jadi tidak mungkin Indonesia indah kalau semua genteng dari seng," ujar Prabowo.

Mantan Pangkostrad ini juga mengkritik industri aluminium yang memproduksi seng. Padahal, seng tidak cocok dipakai di Indonesia yang beriklim tropis. "Maaf, saya tidak tahu ini dari dulu industri aluminium dari mana ya. Maaf, bikin yang lain-lain, deh," imbuhnya.

Untuk mendukung program ini, dia akan mendorong Koperasi Merah Putih dilengkapi dengan fasilitas produksi genteng.

"Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng. Jadi ini nanti gerakannya adalah gerakan, proyeknya adalah proyek gentengisasi seluruh Indonesia. Alat-alat genteng itu, alat pabrik genteng itu tidak mahal. Jadi nanti koperasi-koperasi Merah Putih akan kita lengkapi dengan pabrik genteng. Genteng itu bahan bakunya dari tanah dan dengan dicampur dengan beberapa zat limbah lainnya bisa ringan dan kuat," kata Prabowo.

Saat penjelasan berlangsung, layar utama di panggung menampilkan perbandingan visual kondisi rumah sebelum dan sesudah gentengisasi. Presiden pun mengajak para kepala daerah untuk turut berpartisipasi aktif memperindah wilayah masing-masing.

"Ini serius ya. Bupati, Wali Kota yang tidak mau kotanya indah terserah. Yang mau ayo bersama kita bikin kotamu indah, bikin kecamatanmu indah, bikin desamu indah. Bagaimana?" ujar Prabowo.

Prabowo juga menyinggung penggunaan material atap tradisional pada masa lalu seperti rumbia dan ijuk yang dinilai lebih sejuk dan ramah lingkungan.

"Saya mengajak ini sangat penting, turis dari luar untuk apa dia datang melihat seng berkarat. Karat itu lambang degenerasi. Saya berharap dalam 2-3 tahun Indonesia tidak akan kelihatan karat. Karat adalah lambang degenerasi, bukan lambang kebangkitan. Indonesia bangkit, Indonesia harus kuat, Indonesia harus indah, rakyat kita harus bahagia," ujar Prabowo.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement