Adapun pada sektor mineral kritis, kerja sama difokuskan pada kegiatan survei dan studi geosains, pengolahan dan pemurnian, daur ulang, hingga penerapan standar lingkungan dan keberlanjutan. Kolaborasi juga mencakup penguatan kemitraan antara sektor publik dan swasta serta peningkatan investasi dan perdagangan mineral strategis.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mendorong peningkatan hubungan bilateral kedua negara menjadi kemitraan strategis yang lebih komprehensif dan meminta para menteri segera menindaklanjuti kesepakatan yang telah dicapai.
Senada, Presiden Lee menyatakan komitmen Korea Selatan untuk memperkuat hubungan dengan Indonesia melalui peningkatan kerja sama strategis di berbagai sektor, khususnya energi dan industri.
(NIA DEVIYANA)