AALI
10125
ABBA
232
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1470
ACST
272
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
1165
ADMF
0
ADMG
167
ADRO
1195
AGAR
410
AGII
1100
AGRO
900
AGRO-R
0
AGRS
595
AHAP
71
AIMS
480
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3220
AKSI
0
ALDO
890
ALKA
238
ALMI
240
ALTO
344
Market Watch
Last updated : 2021/05/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
28013.81
0%
0.00
N225
28608.59
0%
0.00
NYSE
16355.62
0%
0.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,195
Emas
838,803 / gram

Sandiaga: Indonesia Sumbang 40 Persen Ekonomi Digital di Asean

ECONOMICS
Fadel Prayoga/Okezone
Kamis, 22 April 2021 15:17 WIB
Dengan jumlah pengguna internet hampir mencapai 202 juta orang, Indonesia merupakan pangsa pasar yang besar untuk perkembangan perusahaan digital saat ini.
Sandiaga: Indonesia Sumbang 40 Persen Ekonomi Digital di Asean (FOTO:MNC Media)

IDXChannel  Digitalisasi ekonomi merupakan solusi terbaik untuk membangkitkan perekonomian di tengah krisis akibat adanya pandemi Covid-19. Sebab, tak dapat dipungkiri efek dari wabah tersebut membuat sejumlah aktivitas sosial menjadi terbatas. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, dirinya cukup bangga kepada para pelaku usaha di Tanah Air yang seiring berjalannya hari kian melek digital. Hal itu bisa dilihat dari tumbuhnya ekonomi digital Indonesia pada tahun 2020. 

"Ekonomi digital adalah salah satu sektor yang makin bertumbuh pada tahun 2020, bersama dengan Vietnam Indonesia adalah negara ASEAN yang mampu masih tumbuh 11% dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan Indonesia dengan ekonomi digital menyumbang lebih dari 40% di kawasan ASEAN,” kata Sandi dalam acara Pesantren Kilat Digital yang bertajuk “Ramadhan Membawa Pesan Positif di Ruang Digital” melalui keterangan tertulis, Kamis (22/4/2021). 

Menurut dia, dengan jumlah pengguna internet hampir mencapai 202 juta orang, Indonesia merupakan pangsa pasar yang besar untuk perkembangan perusahaan digital saat ini. 

"Dengan penetrasi internet 73%, peluang bertumbuhnya pengguna internet ke depannya masih cukup besar. Berdasarkan data tersebut pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif dapat dioptimalisasi dengan transformasi digital, promosi digital dapat menjadi terobosan baru dalam memasarkan destinasi wisata di daerah,” ujarnya.
(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD