AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Terungkap! Alasan Indomaret dan Alfamart Saling Berdekatan

ECONOMICS
Dinar Fitra Maghiszha
Senin, 18 Oktober 2021 19:05 WIB
Bagai sepasang sejoli, di mana ada Indomaret di situ ada Alfamart. Keduanya sering sekali berada dalam lokasi yang berdekatan bahkan bersebelahan. Kenapa?
Terungkap! Alasan Indomaret dan Alfamart Saling Berdekatan (FOTO: MNC Media)
Terungkap! Alasan Indomaret dan Alfamart Saling Berdekatan (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Bagai sepasang sejoli, di mana ada Indomaret di situ ada Alfamart. Keduanya sering sekali berada dalam lokasi yang berdekatan bahkan bersebelahan. Kenapa?

Indomaret berdiri pada 1988, dikelola oleh PT Indomarco Prismatama, bagian dari usaha Salim Grup. Sedangkan Alfamart berdiri pada 1989, dikelola oleh PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, didirikan oleh Djoko Susanto. Keduanya adalah konglomerat terkenal di Tanah Air.

Di pasar modal, Indomarco memiliki asosiasi emiten PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2000, sementara PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) listing pada 2009.

Kendati bersaing di lokasi yang berdekatan, baik Alfamart maupun Indomaret ternyata melahirkan permintaan/demand pasar yang cukup signifikan.

Permintaan yang besar menghadirkan dinamika persaingan pasar yang sehat. Seperti itulah yang coba dikatakan oleh Pakar Marketing dan Managing Partner Investure, Yuswohady.

"Lokasi itu penting dan kritikal bagi keduanya, nah untuk bisa menemukan tempat yang sudah terjadi/terbentuk demand, maka itu bukanlah sesuatu yang mudah," kata Siwo, panggilan akrabnya, saat dihubungi, Senin (18/10/2021).

Strategi berdekatan, menurut Siwo bertujuan untuk membangun pasar yang luas mengingat perilaku konsumen yang dinamis dalam industri ritel.

Siwo menganalisa bahwa konsep berdekatan keduanya justru merupakan strategi kooperatif perusahaan, selain kompetisi.

"Ada anggapan yang mengatakan bahwa orang ketika sudah pergi ke Indomaret, maka tidak akan mengunjungi Alfamart. Kenyataannya tidak begitu," lanjutnya.

Persaingan keduanya juga dinilai justru membuat permintaan semakin membesar, dan membentuk ekosistem pasar yang sehat.

"Sebenarnya ketika Alfamart duluan yang datang ke lokasi, maka sebenarnya Alfamart sedang membangun ekosistem demandnya, nah ketika sudah terbentuk, maka Indomaret tidak perlu repot melakukan survei demand, sehingga dia ambil lokasi di situ, karena marketnya sudah dibentuk oleh Alfamart. Sebaliknya juga gitu, ketika Indomaret datang duluan di suatu kawasan dan marketnya terbentuk, maka itu akan membuat Alfamart datang," tambahnya.

Siwo melihat bahwa persaingan keduanya yang berdekatan di suatu lokasi bakal menguatkan pasar itu sendiri, sejalan dengan terbentuknya kompetisi bisnis yang sehat.

"Jadi persaingan itu justru membentuk dan meningkatkan permintaan, menguatkan pasar, kalau dia main sendiri, pasarnya itu gak besar-besar. Market akan besar jika dinamis, bagusnya persaingan itu membawa konsumen untuk beli, kalau monopoli justru mematikan demand." tegasnya.

"Indomaret dan Alfamart itu sama-sama ritel, hampir sama produk yang dijualnya. Kalau kasusnya McDonald dan KFC itu beda lagi," tandasnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD