AALI
9975
ABBA
288
ABDA
7200
ABMM
1395
ACES
1370
ACST
202
ACST-R
0
ADES
3660
ADHI
890
ADMF
7600
ADMG
197
ADRO
2270
AGAR
350
AGII
1435
AGRO
1510
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
72
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
825
AKSI
795
ALDO
1320
ALKA
384
ALMI
294
ALTO
238
Market Watch
Last updated : 2022/01/14 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.74
0.24%
+1.24
IHSG
6693.40
0.53%
+35.05
LQ45
952.95
0.25%
+2.36
HSI
24383.32
-0.19%
-46.45
N225
28124.28
-1.28%
-364.85
NYSE
0.00
-100%
-17166.28
Kurs
HKD/IDR 1,832
USD/IDR 14,293
Emas
840,167 / gram

Waspada! Begini Dampak Krisis Energi Bagi Negara yang Mengalami

ECONOMICS
Tika Vidya/Litbang MPI
Senin, 25 Oktober 2021 19:10 WIB
Pemulihan ekonomi ini tidak dibarengi dengan pasokan energi yang memadai. Hal ini menyebabkan dampak krisis energi. Berikut dampak bagi negara yang mengalami.
Waspada! Begini Dampak Krisis Energi Bagi Negara yang Mengalami. (Foto: MNC Media)
Waspada! Begini Dampak Krisis Energi Bagi Negara yang Mengalami. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Sejumlah negara tengah mengalami krisis energi. Krisis energi terjadi lantaran beberapa negara telah mengalami pemulihan ekonomi selama pandem Coid-19. Namun pemulihan ekonomi ini tidak dibarengi dengan pasokan energi yang memadai. Hal ini yang menyebabkan dampak krisis energi.  Berikut dampak krisis energi bagi negara yang mengalami.

  1. Pembatasan Harga Listrik dan Gas

Negara-negara di Eropa melakukan pembatasan harga listrik dan gas. Hal ini dilakukan untuk memperlambat kenaikan harga serta menghindari dampak yang mungkin timbul apabila harga mengalami kenaikan yang tidak terkendali.

  1. Pemutusan Jaringan Listrik dan Gas

Rumah tangga di negara Eropa akan mengalami ancaman pemutusan jaringan listrik dan gas lantaran tidak dapat membayar tagihan. Banyak rumah tangga di Eropa yang akan mengalaminya karena di tengah pandemi Covid-19 ini pendapatan turun namun tagihan meningkat. Selain negara Eropa, China telah melakukan pemutusan listrik sejak September 2021.

  1. Menggunakan Kembali Batu Bara sebagai Bahan Bakar Pembangkit Listrik

Negara-negara di Eropa kembali menggunakan batu bara sebagai bahan bakar pembangkit listrik. Hal ini karena pasokan gas yang minim dan harganya yang mahal. Diketahui negara negara Eropa sudah tidak menggunakan batu bara sebagai pembangkit listrik. Batu bara dinilai dapat merusak lingkungan. (FHM)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD