AALI
9450
ABBA
278
ABDA
6050
ABMM
2490
ACES
720
ACST
174
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
755
ADMF
8150
ADMG
174
ADRO
3150
AGAR
312
AGII
2340
AGRO
840
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
95
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1530
AKRA
1215
AKSI
268
ALDO
750
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.41
1.11%
+5.93
IHSG
7160.39
1.05%
+74.15
LQ45
1018.33
1.04%
+10.53
HSI
20082.43
2.41%
+471.59
N225
0.00
-100%
-27999.96
NYSE
0.00
-100%
-15264.79
Kurs
HKD/IDR 160
USD/IDR 14,765
Emas
848,754 / gram

Waspada! Cacar Monyet Bisa Menular ke Bayi dari Ibu, Begini Penjelasan Kemenkes

ECONOMICS
Kevi Laras
Sabtu, 25 Juni 2022 13:35 WIB
Penyakit cacar monyet atau monkeypox yang sudah merebak ke berbagai negara perlu dipahami bahwa penularananya bisa melalui manusia ke manusia.
Penyakit cacar monyet (Ilustrasi)
Penyakit cacar monyet (Ilustrasi)

IDXChannel - Penyakit cacar monyet atau monkeypox yang sudah merebak ke berbagai negara perlu dipahami bahwa penularananya bisa melalui manusia ke manusia, seperti dari ibu ke bayinya.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH saat konferensi pers Update Covid-19, Hepatitis Akut dan Cacar Monyet di Indonesia, kemarin (24/6). Di mana penularan cacar monyet ada dua transmisi yaitu manusia ke manusia dan binatang ke manusia.

"Sedangkan dari manusia ke manusia kontaknya bisa melalui darah atau cairah tubuh. Adanya kontak langsung dan juga ada penularan dari ibu ke bayi melalui plasentanya," ujar dr Syahril dikutip Sabtu (25/6/2022) 

Perkembangan kasus cacar monyet, diawali sejak Mei lalu, di mana beberapa negara non-endemis melaporkannya. Ada 28 negara sudah melaporkannya, yang jumlah kasus menurut Syahril 1.536 di Afrika. Kemudian, 1.258 kasus terkonfirmasi berasal dari Eropa, Amerika dan Australia.

Sejauh ini, binatang yang menjadi sumber penularan ada 3 yaitu Tupai, Monyet (primata).dan Tikus. Menurut Syahril cacar monyet sangat mudah menular, jadi perlu diwaspadai.

"Kemudian penyebabnya itu dari hewan yang diinvestigasi dari tupai dipohon, tikus bergantung gambia dan primata non-manusia," jelasnya 

Sekadar informasi, Syahril mengatakan sampai saat ini belum ada kasus yang dilaporkan meninggal. Dia juga mengingatkan bahwa cacar monyet bisa timbul dan sembuh sendiri. 

"Perlu disampaikan kepada masyarakat bahwa monkeypox ini tumbuh sendiri, penyakit ini akan sembuh sendiri. Hingga sampai saat ini belum dilaporkan ada kematian dari kasus, kita tetap tenang dan waspada, karena juga sangat menular," katanya.

(NDA) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD