“Kalau enggak perlu di-massage ya kita enggak perlu massage, karena kita bukan sport massage, kita bukan tempat pijat,” katanya.
Dalam penanganannya, fisioterapis dapat menggunakan berbagai metode sesuai kondisi pasien. Mulai dari manual therapy, massage atau release jika memang diperlukan, elektroterapi, dry needling, hingga exercise therapy.
Selain itu, latihan fisik juga disebut penting karena mengembalikan fungsi tubuh tidak cukup hanya dengan mengurangi rasa sakit. Misalnya saat seseorang yang mengalami keseleo pada kaki.
Setelah cedera, kekuatan kaki yang cedera bisa saja tidak lagi sama dengan sisi lainnya. Jika hanya mendapatkan pijatan lalu pulang, masalah pada kekuatan otot belum tentu terselesaikan.
Karena itu, fisioterapi juga dapat mencakup latihan untuk mengembalikan kekuatan, power, dan fungsi tubuh agar seseorang bisa kembali beraktivitas secara optimal.