IDXChannel - Industri penerbangan global ditargetkan melayani setidaknya 5,2 miliar penumpang pada 2026, di tengah gejolak geopolitik di sejumlah kawasan.
Menurut laporan terbaru dari Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA), ekosistem penerbangan global telah memberikan kontribusi sebesar USD4,1 triliun (Rp73.000 triliun) terhadap perekonomian dunia tahun ini.
Dilansir dari Anadolu Agency pada Minggu (31/8/2026), pertumbuhan kontribusi ekonomi dari industri tersebut diprediksi meningkat di sisa tahun ini.
Ekosistem penerbangan global menyediakan lapangan kerja bagi sekitar 86,5 juta orang, baik langsung maupun tidak langsung.
Laporan tersebut juga memberi peringkat negara-negara berdasarkan kontribusi industri penerbangannya terhadap pendapatan nasional.