sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

PM Malaysia Umumkan Upaya Tekan Kenaikan Biaya Hidup, Kuota BBM Subsidi Kembali Ditambah

News editor Febrina Ratna Iskana
30/08/2026 21:00 WIB
PM Malaysia membeberkan langkah-langkah mengatasi kenaikan biaya hidup, termasuk mengembalikan kuota pembelian BBM subsidi.
PM Malaysia Umumkan Upaya Tekan Kenaikan Biaya Hidup, Kuota BBM Subsidi Kembali Ditambah. (Foto: INews Media Group)
PM Malaysia Umumkan Upaya Tekan Kenaikan Biaya Hidup, Kuota BBM Subsidi Kembali Ditambah. (Foto: INews Media Group)

IDXChannel - Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim pada Minggu (30/8/2026) membeberkan langkah-langkah untuk mengatasi kenaikan biaya hidup dan mendukung dunia usaha di negaranya, termasuk mengembalikan kuota pembelian bensin dan diesel bersubsidi ke tingkat yang lebih tinggi, serta menambah pendanaan bagi sekolah dan pedagang kecil.

“Langkah-langkah tersebut diperkirakan akan mulai berlaku pada 1 September 2026,” ujar Anwar dalam pidato yang disiarkan televisi seperti dikutip dari Reuters, Minggu (30/8/2026).

"Pertumbuhan ekonomi negara harus dikembalikan kepada rakyat," sambungnya.

Anwar menghadapi tekanan untuk mengatasi kenaikan biaya hidup, meskipun kinerja ekonomi Malaysia melampaui sebagian besar negara tetangganya di kawasan ini. Produk Domestik Bruto (PDB) negara tersebut tumbuh 6 persen pada kuartal kedua tahun ini, melampaui proyeksi resmi.

Anwar mengatakan pemerintah akan mengembalikan kuota pembelian bahan bakar kendaraan RON95 bagi warga Malaysia menjadi 300 liter per bulan, setelah sebelumnya sempat dikurangi menjadi 200 liter per bulan pada awal tahun ini akibat lonjakan harga minyak mentah global.

"Kuota pembelian diesel untuk kategori pengguna tertentu juga akan dinaikkan menjadi 400 liter per bulan," ujarnya.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement