"Namun, sering kali kacamata memengaruhi kenyamanan, produktivitas, hingga kualitas hidup sehari-hari. Karena itu, menjaga kesehatan mata menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya mempertahankan produktivitas dan kualitas hidup di era longevity," kata dia.
Untuk membantu mengatasi kondisi tersebut, MEC menghadirkan SMILE Pro, teknologi koreksi penglihatan menggunakan laser femtosecond generasi terbaru, dilengkapi dengan teknologi Oculign System untuk memastikan akurasi dan stabilitas tindakan. Prosedur ini bersifat minimal invasif (minim sayatan) dengan waktu singkat dan efektif, sehingga pasien bebas dari ketergantungan pada kacamata maupun lensa kontak, termasuk pada kasus rabun dekat atau hipermetropia.
Selain gangguan refraksi pada usia produktif, tantangan kesehatan mata lainnya yang banyak dialami masyarakat adalah presbiopia atau mata tua. Proses penuaan juga menjadi tantangan kesehatan mata yang banyak dialami masyarakat.
“Seiring bertambahnya usia, kemampuan fokus mata akan menurun yang dikenal sebagai presbiopia, yaitu kondisi ketika mata mulai sulit melihat objek dekat. Kondisi ini mulai muncul usia 40 tahun, dan kini semakin terasa akibat tingginya penggunaan perangkat digital dalam aktivitas sehari-hari," kata Dokter Konsultan Spesialis Mata Mayapada Eye Centre, dr. Ucok P. Pasaribu, Sp.M(K).
(Dhera Arizona)