Angela Tanoesoedibjo juga menyampaikan strategi transformasi digital MSIN yang lebih luas, termasuk rencana penggabungan RCTI+ dan Vision+, penerapan kecerdasan buatan untuk mempercepat produksi konten, serta ambisi MNC Digital untuk membangun ekosistem hiburan digital terpadu yang mampu melayani audiens di Indonesia dan pasar internasional.
Sesi fireside tersebut menegaskan komitmen MNC Digital dalam menggabungkan storytelling berkualitas, teknologi, dan distribusi global untuk memposisikan perusahaan sebagai pemain yang semakin penting dalam lanskap streaming dan hiburan digital internasional.
APOS 2026 mempertemukan para eksekutif, investor, dan inovator terkemuka dari industri media, teknologi, dan hiburan global untuk membahas masa depan streaming, kecerdasan buatan, produksi konten, dan platform digital.
“APOS selalu menjadi forum penting untuk membahas masa depan media dan hiburan, dan kami senang dapat membagikan perjalanan transformasi MNC Digital kepada para pelaku industri dari seluruh dunia. Kinerja awal V+Short yang menggembirakan menunjukkan bahwa kreativitas MSIN dapat diterima oleh audiens global. Bersama integrasi platform streaming kami dan investasi berkelanjutan dalam AI dan teknologi, kami sedang membangun ekosistem hiburan digital yang dirancang untuk pertumbuhan jangka panjang secara internasional,” ujar Angela Tanoesoedibjo.
(NIA DEVIYANA)