"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penanganan kebakaran, mulai dari petugas Kementerian Kehutanan, TNI, Polri, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, mitra, relawan, masyarakat, hingga para pelaku jasa wisata," pungkasnya.
Sebelumnya, kawasan Gunung Bromo mengalami kebakaran sejak Selasa 3 Agustus 2026 sore hari. Api terus membesar membakar vegetasi tanaman yang terdiri dari mentigen, akasia, semak belukar, hingga cemara gunung.
Ribuan petugas gabungan berjibaku sejak Selasa 3 Agustus hingga berhasil padam pada 15 Agustus 2026. Total luasan area yang terbakar mencapai 1.121,66 hektare. Operasi pemadaman dinyatakan ditutup pada Selasa (18/8/2026), setelah tim gabungan Satgas melakukan evaluasi menyeluruh wilayah TNBTS.
(Nadya Kurnia)