AALI
9550
ABBA
240
ABDA
0
ABMM
2340
ACES
780
ACST
169
ACST-R
0
ADES
7075
ADHI
805
ADMF
8075
ADMG
175
ADRO
2930
AGAR
324
AGII
2070
AGRO
690
AGRO-R
0
AGRS
123
AHAP
57
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
150
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1540
AKRA
1045
AKSI
298
ALDO
835
ALKA
294
ALMI
0
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/06/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.94
-0.5%
-2.67
IHSG
6965.22
-0.45%
-31.24
LQ45
1002.69
-0.49%
-4.95
HSI
22186.19
-1.04%
-232.78
N225
26759.99
-1.07%
-289.48
NYSE
14667.32
-1.13%
-167.98
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,835
Emas
867,540 / gram

Jamkrindo Salurkan KUR Rp82,62 Triliun hingga Mei 2022

FOTO
Eko Purwanto
Selasa, 21 Juni 2022 13:33 WIB
Anak usaha Indonesia Financial Group (IFG), Jamkrindo mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp82,62 triliun hingga Mei 2022.
Warga sedang menyablon kaos di salah satu UMKM sablon di kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Warga sedang menyablon kaos di salah satu UMKM sablon di kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Warga sedang menyablon kaos di salah satu UMKM sablon di kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat. Warga sedang menyablon kaos di salah satu UMKM sablon di kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat. Warga sedang menyablon kaos di salah satu UMKM sablon di kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat. Warga sedang menyablon kaos di salah satu UMKM sablon di kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat. Warga sedang menyablon kaos di salah satu UMKM sablon di kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat.

IDXChannel - Warga sedang menyablon kaos di salah satu UMKM sablon di kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Anak usaha Indonesia Financial Group (IFG), Jamkrindo mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp82,62 triliun hingga Mei 2022.

Realisasi KUR tersebut naik 65 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya (yoy) dengan jumlah UMKM yang dijamin sebanyak 1,84 juta UMKM. 

Adapun untuk penjaminan Kredit Modal Kerja (KMK) dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), sejak program tersebut diluncurkan pada Juli 2020, sampai dengan saat ini, Jamkrindo bersama dengan anak usahanya PT Penjaminan Jamkrindo Syariah (Jamsyar), telah mencatatkan penjaminan KMK PEN senilai Rp 26,32 triliun, dengan rincian Jamkrindo senilai Rp 17,88 triliun dan Jamsyar senilai Rp 8,34 triliun.

Direktur Utama Jamkrindo Putrama Wahju Setyawan mengungkapkan, sektor UMKM telah melalui tantangan yang berat karena menghadapi ketidakpastian usaha akibat pandemi berkepanjangan. Dukungan meningkatkan penjaminan pun ditunjukkan Jamkrindo sebagai perusahaan yang mendapat tugas menjamin KUR lewat penyediaan penjaminan kredit yang inovatif, kompetitif dengan pelayanan profesional, efektif dan efisien secara berkelanjutan.

“Kami yakin, 2022 akan menjadi tahun yang lebih baik karena masyarakat telah berangsur-angsur beradaptasi dengan kondisi new normal. Dengan penjaminan dari Jamkrindo sebagai upaya penguatan permodalan, UMKM diharapkan dapat memiliki peluang untuk bangkit dan meningkatkan skala usahanya sehingga layak naik kelas dan berkontribusi lebih besar pada akselerasi perekonomian negara,” kata Putrama. 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD