sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Dibuka Melemah, Terseret Sentimen Konflik di Timur Tengah

Market news editor Rahmat Fiansyah
09/03/2026 21:58 WIB
Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street dibuka melemah pada perdagangan Senin (9/3/2026).
Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street dibuka melemah pada perdagangan Senin (9/3/2026). (Foto: AP)
Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street dibuka melemah pada perdagangan Senin (9/3/2026). (Foto: AP)

IDXChannel – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street dibuka melemah pada perdagangan Senin (9/3/2026). Pasar khawatir dengan memanasnya konflik di Timur Tengah yang berimbas pada lonjakan harga minyak mentah dunia.

Indeks S&P 500 turun sekitar 1 persen, sementara Dow Jones Industrial Average melemah 1,2 persen dan Nasdaq Composite terkoreksi 0,8 persen.

Di awal perdagangan, harga minyak mentah acuan global Brent sempat melonjak hingga USD119,50 per barel. Kenaikan tersebut meningkatkan kekhawatiran bahwa tekanan inflasi yang sudah tinggi dapat semakin membebani keuangan rumah tangga jika harga energi bertahan lama di level tinggi.

Direktur Strategi Pasar Interactive Brokers, Steve Sosnick menilai, pergerakan pasar saat ini sangat dipengaruhi perkembangan geopolitik, terutama dinamika konflik di Timur Tengah dan lonjakan harga energi.

“Kami seperti ditarik oleh peristiwa di Timur Tengah dan pergerakan harga minyak,” katanya dikutip dari AFP, Senin (9/3/2026).

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement