sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Meriahnya Tradisi Kupat Jembut di Pedurungan Semarang

Foto editor Ahmad Antoni
09/05/2022 14:31 WIB
Kecamatan Pedurungan memiliki satu tradisi Syawalan yakni Kupat Jembut.
Anak-anak mengantre untuk mendapat kupat jembut beserta fitrah (uang Lebaran) di RW 1 Kelurahan Pedurungan Tengah, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.
Anak-anak mengantre untuk mendapat kupat jembut beserta fitrah (uang Lebaran) di RW 1 Kelurahan Pedurungan Tengah, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.
Anak-anak mengantre untuk mendapat kupat jembut beserta fitrah (uang Lebaran) di RW 1 Kelurahan Pedurungan Tengah, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Anak-anak mengantre untuk mendapat kupat jembut beserta fitrah (uang Lebaran) di RW 1 Kelurahan Pedurungan Tengah, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Anak-anak mengantre untuk mendapat kupat jembut beserta fitrah (uang Lebaran) di RW 1 Kelurahan Pedurungan Tengah, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Anak-anak mengantre untuk mendapat kupat jembut beserta fitrah (uang Lebaran) di RW 1 Kelurahan Pedurungan Tengah, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Anak-anak mengantre untuk mendapat kupat jembut beserta fitrah (uang Lebaran) di RW 1 Kelurahan Pedurungan Tengah, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.

IDXChannel - Anak-anak mengantre untuk mendapat kupat jembut beserta fitrah (uang Lebaran) di RW 1 Kelurahan Pedurungan Tengah, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (9/5/2022).

Kecamatan Pedurungan memiliki satu tradisi Syawalan yakni Kupat Jembut. Kupat Jembut ketika Syawalan tiba digelar di beberapa daerah di Pedurungan yakni di RW 1 Kelurahan Pedurungan Tengah dan Tlogomulyo.

Ketua RW 1 Pedurungan Tengah Wasi Darono yang jadi saksi pelaksanaan Kupat Jembut dari tahun ke tahun mengatakan bahwa tradisi Kupat Jembut ini sudah ada sejak dari tahun 1951.

"Saat itu setelah perang dunia kedua setelah Lebaran, warga sedang kekurangan bahan pokok. Akhirnya sebagai solusi mereka membuat ketupat yang dibelah lalu diisi sayuran atau yang sekarang disebut sebagai kupat jembut ini," katanya.

Berita Rekomendasi

Berita Terkait
Advertisement
Advertisement