AALI
8375
ABBA
570
ABDA
0
ABMM
1470
ACES
1340
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2880
ADHI
885
ADMF
7650
ADMG
214
ADRO
1335
AGAR
370
AGII
1295
AGRO
2340
AGRO-R
0
AGRS
254
AHAP
65
AIMS
338
AIMS-W
0
AISA
210
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
0
AKRA
3870
AKSI
430
ALDO
735
ALKA
240
ALMI
230
ALTO
304
Market Watch
Last updated : 2021/09/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
454.11
-1.07%
-4.91
IHSG
6097.91
-0.58%
-35.34
LQ45
853.27
-1.06%
-9.17
HSI
24345.22
-2.31%
-575.54
N225
30500.05
0.58%
+176.75
NYSE
16460.35
-0.7%
-116.45
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,230
Emas
801,690 / gram

Presiden Jokowi Harap Kehadiran Bandara Jenderal Besar Soedirman Tumbuhkan Ekonomi Daerah Sekitar

FOTO
Kontributor MPI
Jum'at, 11 Juni 2021 14:25 WIB
Pesawat Khusus ATR 72-600 yang membawa Presiden dan rombongan tiba di bandara tersebut sekitar pukul 08.35 WIB.
Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana meninjau perkembangan pembangunan Bandar Udara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga, Jumat (11/6/2021).

IDXChannel - Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana meninjau perkembangan pembangunan Bandar Udara Jenderal Besar Soedirman di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Jumat (11/6/2021). 

Pesawat Khusus ATR 72-600 yang membawa Presiden dan rombongan tiba di bandara tersebut sekitar pukul 08.35 WIB.

“Pagi hari ini saya mengunjungi Kabupaten Purbalingga untuk melihat perkembangan pembangunan Bandar Udara Jenderal Besar Soedirman yang runway-nya telah selesai dibangun sepanjang 1.600 meter dan lebar 30 meter,” ujar Presiden dalam keterangannya selepas peninjauan.

Selain memiliki landas pacu tersebut, bandara tersebut memiliki apron seluas 100 x 76 meter, dan taxiway sepanjang 70 x 13 meter. Dengan kapasitas tersebut, bandara dapat digunakan untuk melayani penerbangan pesawat jenis twin propeller seperti ATR 72-600.

Menurut Presiden, pengoperasian bandara tanpa menunggu pembangunan terminal selesai menjadikannya lebih produktif dibandingkan jika harus menunggu terminal selesai dahulu. Cara-cara seperti itu juga diharapkan bisa diikuti oleh bandara-bandara lain yang kini masih dalam proses pembangunan.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, mengatakan bahwa Bandara Jenderal Besar Soedirman sudah memulai operasinya per tanggal 1 Juni 2021 dan kemudian dilakukan penerbangan komersial perdana per tanggal 3 Juni 2021. Rencananya, pembangunan bandara akan dikembangkan dengan penambahan fasilitas panjang landas pacu menjadi 2.200 meter. Dengan kondisi tersebut, nantinya pesawat yang lebih besar seperti Airbus 320 dan Boeing 737-800 atau 737-900 sudah bisa mendarat di Bandara Jenderal Besar Soedirman.

“Kapasitas terminal pun akan kemudian berganti yang sekarang masih dalam posisi terminal temporer akan kemudian menjadi permanen yang kemudian akan kami kembangkan dan insyaallah akan selesai dengan luasan 1.300 meter persegi pada awal 2023 nanti,” ujarnya.

Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara dalam peninjauan Bandara Jenderal Besar Soedirman antara lain, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi.

Foto : Setpres Agus Suparto 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD