"Setelah peresmian, kru total kami adalah 400 orang dan di dalamnya nanti ada prajurit wanita, ada Kowal juga," ujarnya.
Terkait tugas ke depan, Fuad menegaskan siap menjalankan misi apa pun yang diberikan pimpinan setelah kapal resmi menjadi KRI Sriwijaya. Meski demikian, ia mengungkapkan belum mengetahui penugasan pertama kapal tersebut.
"Untuk misi apa pun saya siap. Mission first, safety first. Selama itu diberikan misi atau tugas apa pun kepada kita, tujuan kita adalah menyukseskan misi dan faktor keselamatan jadi nomor satu," kata dia.
Fuad menambahkan, sesuai arahan yang disampaikan pemerintah dan TNI AL, kapal tersebut diproyeksikan untuk mendukung Operasi Militer Selain Perang (OMSP), terutama misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
"Ini akan digunakan untuk misi kemanusiaan, misi penanggulangan bencana, ini poin utamanya," ujarnya.
(Nadya Kurnia)