AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Intip Sumber Kekayaan Otto Toto Sugiri, Sang Bill Gates Indonesia

INSPIRATOR
Ratih Ika Wijayanti/SEO
Rabu, 29 Juni 2022 12:24 WIB
Sumber kekayaan Otto Toto Sugiri banyak diperbincangkan setelah dirinya masuk dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia versi Forbes.
Intip Sumber Kekayaan Otto Toto Sugiri, Sang Bill Gates Indonesia. (Foto: DCI Indonesia)
Intip Sumber Kekayaan Otto Toto Sugiri, Sang Bill Gates Indonesia. (Foto: DCI Indonesia)

IDXChannelSumber kekayaan Otto Toto Sugiri banyak diperbincangkan setelah dirinya masuk dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia versi Forbes di akhir 2021. Berdasarkan data Forbes, Otto menempati urutan ke-19 orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan bersih mencapai USD2,5 miliar atau setara dengan Rp37,2 triliun (Rp14.861 per USD). 

Lantas, dari mana sumber kekayaan Otto Toto Sugiri? IDXChannel mengulas bisnis dan pundi-pundi kekayaan sang miliarder sebagai berikut. Yuk, simak!

Sumber Kekayaan Otto Toto Sugiri

Bagi Anda yang mengikuti perkembangan teknologi, terutama teknologi di Indonesia, Anda tentu sudah tak asing lagi dengan nama Otto Toto Sugiri. Ia merupakan salah satu pendiri sekaligus Presiden Direktur PT DCI Indonesia Tbk. Perusahaan yang bergerak di sektor teknologi ini menjadi pusat data terbesar di Indonesia yang menyediakan penyimpanan data server dan layanan ruang pusat data. 

Berdasarkan informasi Forbes, emiten berkode saham DCII ini lah yang menjadi sumber kekayaan Otto Toto Sugiri. Kekayaannya di bidang teknologi ini jugalah yang membuat Otto dijuluki sebagai Bill Gates-nya Indonesia. 

Sebelum memulai DCI Indonesia yang kini menjadi salah satu penyedia jasa penyimpanan data server atau hosting terbesar di Indonesia, Toto telah memulai bisnisnya di bidang teknologi sejak 1989. PT Sigma Cipta Caraka menjadi perusahaan pertama yang memberikan sumbangsih terhadap harta kekayaannya saat ini. 

Perusahaan perangkat lunak rumahan paling awal di Indonesia ini didirikan pada 1989. Di tangan Otto Toto Sugiri, perusahaan ini berhasil menjadi perusahaan dengan penjualan terbesar mengalahkan persaingan penyedia perangkat lunak impor. 

Setelah berkembang pesat, PT Sigma Cipta Caraka pun diakuisisi PT Telkom Indonesia (TLKM) pada 2010. Perusahaan ini berganti nama menjadi Telkom Sigma. Pada tahun 1994, Toto Sugiri juga mendirikan Indonet, sebuah penyedia layanan internet pertama di Indonesia, yang go public pada Februari 2021 lalu.

Hingga akhirnya pada 2011, Toto bersama enam pendiri lainnya mendirikan PT DCI Indonesia (DCII). Menurut catatan Forbes, perusahaan ini menjadi pusat data terbesar yang menyediakan lebih dari setengah kapasitas lokal di Indonesia. Perusahaan ini terus berkembang pesat. Bahkan, saham DCII sempat meroket pada sejak listing pada Januari 2021 lalu hingga menyentuh angka Rp59.000. 

Tak heran jika kini, Otto Toto Sugiri berhasil menjadi miliarder dengan kekayaan mencapai Rp37,2 miliar dan menjadi salah satu crazy rich RI. Kekayaan yang didapatkannya ini tentu saja merupakan buah dari usaha dan kerja kerasnya yang terus berinovasi untuk kemajuan teknologi Indonesia. 

Chief Operating Officer (COO) perusahaan Dattabot, Tom Malik pun menjuluki pemegang gelar Master of Science in Engineering dari Universitas Rheinisch-Westfälische Technische Hochschule Aachen, Jerman tersebut sebagai “Bill Gates” Indonesia. 

Itulah ulasan mengenai sumber kekayaan Otto Toto Sugiri yang sebagian besar berasal dari PT DCI Indonesia. Semoga bermanfaat!

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD