AALI
9300
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2470
ACES
690
ACST
161
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
775
ADMF
8200
ADMG
175
ADRO
3130
AGAR
312
AGII
2310
AGRO
855
AGRO-R
0
AGRS
119
AHAP
107
AIMS
248
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1200
AKSI
274
ALDO
770
ALKA
300
ALMI
290
ALTO
194
Market Watch
Last updated : 2022/08/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.59
0.44%
+2.37
IHSG
7084.66
0.39%
+27.31
LQ45
1007.80
0.4%
+4.03
HSI
20201.94
0.14%
+27.90
N225
28175.87
0.87%
+243.67
NYSE
0.00
-100%
-15267.16
Kurs
HKD/IDR 545
USD/IDR 14,925
Emas
858,734 / gram

Kisah Sukses Hotman Paris Hutapea, Dibayar Rp182 Ribu hingga Jadi Pengacara Rp30 Miliar

INSPIRATOR
Ratih Ika Wijayanti/SEO
Selasa, 02 Agustus 2022 10:49 WIB
Hotman Paris Hutapea merupakan pengacara kondang yang kerap tampil glamor dengan berbagai kemewahannya.
Kisah Sukses Hotman Paris Hutapea, Dibayar Rp182 Ribu hingga Jadi Pengacara Rp30 Miliar. (Foto: MNC Media)
Kisah Sukses Hotman Paris Hutapea, Dibayar Rp182 Ribu hingga Jadi Pengacara Rp30 Miliar. (Foto: MNC Media)

IDXChannelHotman Paris Hutapea merupakan pengacara kondang yang kerap tampil glamor dengan berbagai kemewahannya. Pria kelahiran Laguboti, Sumatera Utara ini memang dikenal memiliki reputasi sebagai pengacara ternama di Tanah air. 

Sudah tak terhitung berapa kasus hukum papan atas yang pernah diselesaikannya. Kliennya pun berasal dari berbagai kalangan mulai dari artis hingga pejabat. Tak heran, Hotman bisa mendapatkan bayaran yang fantastis yakni mencapai Rp1,3 miliar untuk setiap kasus yang ditanganinya. 

Lalu, bagaimana kisah Sukses Hotman Paris Hutapea hingga berhasil menjadi pengacara dengan julukan Pengacara Rp30 Miliar? Berikut informasi lengkapnya yang berhasil dirangkum IDXChannel.

Kisah Sukses Hotman Paris Hutapea

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea lahir pada 20 Oktober 1959 di sebuah desa bernama Laguboti, Sumatera Utara. Ia merupakan anak keenam dari 10 bersaudara. Ia lahir dari keluarga biasa di mana ayahnya menjalankan perusahaan bus antarkota bernama Bintang Utara. 

Hotman Paris yang kini telah menjadi pengacara ternama ini rupanya dulu sempat memilih ingin menjadi insinyur dan mencoba mendaftar ke ITB, Bandung. Sayangnya, ia tidak lolos seleksi. Ia pun kemudian melanjutkan pendidikannya di Jurusan Hukum Universitas Parahyangan (UNPAR) yang sebetulnya bukan merupakan impian Hotman. Namun, lambat laun Hotman Paris pun mulai menikmatinya dan berhasil menyelesaikan pendidikannya hanya dalam waktu 3,5 tahun. 

Setelah lulus, Hotman Paris kemudian memulai kariernya sebagai pengacara di kantor pengacara OC Kaligis. Menurut beberapa sumber, Hotman mendapatkan bayaran sebesar Rp182.000 per bulan. Bayaran ini tentu sangat jauh dibanding penghasilannya saat ini. Bahkan, ia pun harus menaiki bus untuk menuju sidang. 

Tak lama setelah dari kantor pengacara OC Kaligis, Hotman Paris kemudian pindah ke kantor Adnan Buyung Nasution selama tiga bulan. Ia lantas mendapatkan tawaran dari Prof. Subekti untuk bekerja di Bank Indonesia. Akan tetapi, bekerja di sana justru membuatnya frustasi dan sempat ingin meminum racun mengakhiri hidupnya sendiri. Beruntungnya rencana itu batal setelah Hotman melihat tukang becak yang masih bisa tertawa-tawa padahal menanggung beban hidup jauh lebih berat darinya. 

Hotman Paris Berhasil Mendirikan Firma Hukum Sendiri

Hotman Paris terus mencari peluang untuk berkarier di dunia hukum. Karier Hotman terus meningkat hingga ia bekerja di beberapa firma hukum ternama seperti Makarim & Taira S serta firma hukum Australia Freehill, Hollingdale & Page. Keberhasilan pengacara yang satu ini membuatnya mampu mendirikan firma hukumnya sendiri yakni Hotman Paris Hutapea & Partners pada 1999. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD