AALI
9650
ABBA
248
ABDA
0
ABMM
2350
ACES
785
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7125
ADHI
800
ADMF
8050
ADMG
175
ADRO
2870
AGAR
320
AGII
2080
AGRO
700
AGRO-R
0
AGRS
121
AHAP
57
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
150
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1500
AKRA
1035
AKSI
294
ALDO
875
ALKA
296
ALMI
306
ALTO
202
Market Watch
Last updated : 2022/06/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
531.18
-1.2%
-6.43
IHSG
6942.35
-0.77%
-54.11
LQ45
995.71
-1.18%
-11.93
HSI
21996.89
-1.88%
-422.08
N225
26804.60
-0.91%
-244.87
NYSE
14667.32
-1.13%
-167.98
Kurs
HKD/IDR 1,890
USD/IDR 14,848
Emas
867,193 / gram

Siapa Pemilik Lazada? Platform Online Shop Terpopuler 

INSPIRATOR
Ratih Ika Wijayanti/SEO
Selasa, 07 Juni 2022 14:43 WIB
Banyak orang belum mengetahui siapa pemilik Lazada? Ecommerce yang satu ini merupakan salah satu platform online shop yang populer di Asia Tenggara.
Siapa Pemilik Lazada? Platform Online Shop Terpopuler. (Foto: MNC Media)
Siapa Pemilik Lazada? Platform Online Shop Terpopuler. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Banyak orang belum mengetahui siapa pemilik Lazada? Ecommerce yang satu ini merupakan salah satu platform online shop yang populer di Asia Tenggara. 

Berdasarkan laporannya, pengguna aktif tahunan Lazada meningkat dari yang 73 juta pada Maret 2020 menjadi 130 Juta pada September 2021. Monthly active users Lazada tercatat naik hingga 1,7 kali. Banyaknya pengguna Lazada ini menunjukkan bahwa platform ecommerce yang satu ini memang banyak diminati. 

Lantas, siapa pemilik Lazada? Bagaimana awal mula berdirinya platform ini? IDXChannel merangkumnya sebagai berikut. 

Siapa Pemilik Lazada?

Lazada merupakan ecommerce yang pertama kali launching pada 2012. Ecommerce ini didirikan oleh tiga bersaudara yakni Marc Samwer, Oliver Samwer, dan Alexander Samwer. Ketiga bersaudara ini membangun sebuah platform ecommerce bahkan sebelum ecommerce ramai bermunculan. 

Siapa Pemilik Lazada

Samwer Bersaudara Pendiri Lazada (Foto: Tech In Asia)

Pada awal kemunculannya, Lazada menyediakan barang dengan konsep bisnis B2C atau Business to Consumer di mana Lazada menyediakan barang yang dijual kepada konsumennya. Seiring berjalannya waktu, arah bisnis Lazada semakin berkembang menjadi C2C atau Customer to Consumer di mana Lazada mengizinkan pihak ketiga untuk turut menjual atau menyediakan barang dagangannya di platform ini. 

Pada awal berdirinya, Lazada berada di bawah naungan Rocket Internet yang merupakan perusahaan milik Samwer bersaudara. Rocket Internet merupakan perusahaan raksasa investor startup asal Jerman yang telah berhasil mendanai banyak situs belanja online. 

Perkembangan teknologi yang pesat berhasil mengantarkan Samwer bersaudara ini menjadi miliarder muda asal Jerman melalui perusahaannya Rocket Internet. Keduanya pun berhasil mengumpulkan kekayaan hingga mencapai USD1,39 miliar. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD