AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Siapa Pemilik Orang Tua Group? Salah Satu Raksasa Consumer Goods Tanah Air 

INSPIRATOR
Ratih Ika Wijayanti/SEO
Sabtu, 02 Juli 2022 10:36 WIB
Tahukan Anda siapa pemilik Orang Tua Group? Perusahaan keluarga ini awalnya dikenal dengan produk anggur kolesom cap Orang Tua yang ikonik.
Siapa Pemilik Orang Tua Group? Salah Satu Raksasa Consumer Goods Tanah Air. (Foto: ot.id)
Siapa Pemilik Orang Tua Group? Salah Satu Raksasa Consumer Goods Tanah Air. (Foto: ot.id)

IDXChannel – Tahukan Anda siapa pemilik Orang Tua Group? Perusahaan keluarga ini awalnya dikenal dengan produk anggur kolesom cap Orang Tua dengan kemasan bergambar orang tua berjenggot panjang yang ikonik. 

Selain minuman herbal tersebut, Orang Tua Group kemudian terkenal dengan beberapa produk consumer goods-nya seperti makanan ringan merek Tango, Fullo, Oops serta produk minuman kemasan seperti Teh Gelas. Produk ini tentu saja hanya segelintir dari banyaknya produk consumer goods yang dihasilkan bisnis keluarga ini. 

Lantas, siapa pemilik Orang Tua Group? Berapa kekayaannya? Yuk, simak jawabannya dalam ulasan lengkap IDXChannel berikut. 

Siapa Pemilik Orang Tua Group?

Orang Tua Group merupakan salah satu konglomerasi ternama di Indonesia yang berada di bawah kepemilikan Keluarga Djojonegoro yang saat ini dipimpin oleh anak Chandra Djojonegoro yakni Husain, Hamid, dan Pudjiono Djojonegoro. 

Sebelum sebesar sekarang, Orang Tua pada awalnya dirintis oleh dua bersaudara yakni Chu Sam Yak atau Chandra Djojonegoro dan Chu Sok Sam. Keduanya membuka usaha jualan anggur kemasan di Medan pada 1948. Kemudian, pada 1950, kedua bersaudara ini pergi ke Semarang. Di kota inilah mereka bertemu dengan Lim Kok Liang, Lim Tong Chai, dan Lim Mia Chuan yang kemudian menjadi rekan bisnis mereka. 

Mereka pun mendirikan usaha minuman anggur herbal dengan brand cap Orang Tua melalui NV Handel Maatschappij May Lian & Co di Semarang. Seiring berjalannya waktu, perusahaan ini pun berganti nama menjadi PT Perindustrian Bapak Djenggot yang kemudian menjadi Orang Tua Group. Usaha minuman anggur cap Orang Tua berkembang pesat hingga memiliki dua pabrik anggur di Semarang dan Jakarta.

Orang Tua Group pun melihat peluang bisnis lain yang potensial yakni usaha consumer goods. Sayap-sayap bisnis Orang Tua Group melebar ke bisnis makanan, minuman, serta produk perawatan gigi. 

Anda tentu sudah tidak asing dengan produk perawatan gigi merek Formula. Produk sikat dan pasta gigi ini merupakan salah satu produksi dari Orang Tua Group.  Pada awalnya nama Orang Tua lengkap dengan logonya yang ikonik belum tersemat dalam kemasan Formula. Namun, sejak 1995, logo tersebut ada di kemasan produk perawatan gigi ternama ini. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD