AALI
9325
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
735
ACST
202
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
800
ADMF
8200
ADMG
176
ADRO
3150
AGAR
322
AGII
2250
AGRO
760
AGRO-R
0
AGRS
112
AHAP
106
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
157
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1165
AKSI
272
ALDO
755
ALKA
292
ALMI
302
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.49
1.15%
+6.13
IHSG
7133.45
0.57%
+40.18
LQ45
1016.36
1.05%
+10.57
HSI
19830.52
-1.05%
-210.34
N225
28868.91
-0.01%
-2.87
NYSE
0.00
-100%
-15804.38
Kurs
HKD/IDR 190
USD/IDR 14,725
Emas
840,925 / gram

Sukses Dirikan Foxconn, Terry Gou Sempat Tak Mampu Beli Beras

INSPIRATOR
Tim IDXChannel
Selasa, 26 Juli 2022 16:55 WIB
Terry Gou adalah pendiri perusahaan Foxconn atau pembuat komponen elektronik multinasional terbesar asal Taiwan.
Sukses Dirikan Foxconn, Terry Gou Sempat Tak Mampu Beli Beras (Foto: MNC Media)
Sukses Dirikan Foxconn, Terry Gou Sempat Tak Mampu Beli Beras (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Terry Gou adalah pendiri perusahaan Foxconn atau pembuat komponen elektronik multinasional terbesar asal Taiwan. Hon Hai Precision Industry Co Ltd ini didirikan pada 1974 di sebuah kota pinggiran Taiwan.

Bukan kaya raya, Terry Gou justru berasal dari keluarga yang sederhana. Ia pernah hidup sulit, bahkan tidak mampu membeli beras dikarenakan terdampak krisis minyak di era 1970-an. Resesi yang terjadi menghimpit perusahaannya karena para investor menarik dana mereka dan meninggalkan Terry Gou.

Dengan bekal ketekunan dan kerja keras serta uang pinjaman dari orang tuanya, Terry Gou pun langsung memproduksi konektor untuk komponen perangkat komputer. Bahkan, ia tak segan untuk mendekati para pesaingnya demi sekedar mendapatkan nasihat dan belajar. 

Mengutip okezone.com, titik balik Terry terjadi pada 1980 saat dia menerima pesanan dari Atari untuk membuat konektor untuk konsol joystick. Kemudian, dia memperluas bisnisnya pada 1980 dengan memulai perjalanan selama 11 bulan di Amerika Serikat (AS) untuk mencari pelanggan. Sebagai seorang salesman yang agresif, dia akhirnya menerima pesanan tambahan dari usahanya tersebut.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD