AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,835
USD/IDR 14,305
Emas
837,181 / gram

TKI Ini Sukses Jadi Penjahit di Arab Saudi, Penghasilan Ratusan Juta

INSPIRATOR
Siska Permata Sari/iNews
Rabu, 22 Desember 2021 07:02 WIB
Banyak kisah sukses TKI di luar negeri, salah satunya Eko asal Surabaya yang sukses meraup penghasilan ratusan juta rupiah di Arab Saudi.
TKI Ini Sukses Jadi Penjahit di Arab Saudi, Penghasilan Ratusan Juta (FOTO: YouTube Faiz Slamet)
TKI Ini Sukses Jadi Penjahit di Arab Saudi, Penghasilan Ratusan Juta (FOTO: YouTube Faiz Slamet)

IDXChannel - Banyak kisah sukses Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri, salah satunya Eko asal Surabaya. Pria paruh baya ini telah belasan tahun bekerja di Arab Saudi dan bisa meraup penghasilan ratusan juta rupiah.

Eko bekerja sebagai penjahit si salah satu kota di Arab Saudi. Dia mengatakan, sudah selama 12 tahun bekerja sebagai penjahit thawb atau gamis pria.

“(Di sini) mualim dan penjahitnya orang Indonesia. Kalau saya dulunya itu 8 tahun, sekarang 4 tahun, jadi 12 tahun,” kata Eko, dikutip dari kanal YouTube Faiz Slamet, Rabu (22/12/2021).

Dia menceritakan pengalamannya menjadi seorang penjahit di negara orang. Eko mengungkapkan, pesanan paling ramai biasanya datang di bulan Ramadhan.

“Bulan Ramadhan itu bisa sampai 1.000 thawb,” ujar Eko singkat. Untuk satu potong busananya sendiri, sambung dia, bervariasi. Mulai dari 140 riyal hingga paling mahal 250 riyal.

“Kalau saat masih normal (sebelum pandemi), saya pernah jual 250 riyal (per satu thawb),” cerita Eko. Jika dirupiahkan, itu sekira Rp1 juta-an. 

Oleh karena itu, tidak heran jika pendapatannya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Namun, kondisi itu berbeda saat pandemi datang. 

“Dulu, itu Ramadhan saja (berhasil jual) 1.500, belum lagi saat sya’ban,” ungkap dia.

Faiz Slamet sendiri mengungkap, bahwa Eko sudah menjadi salah satu TKI yang sangat sukses hingga berhasil membangun rumah. “Tambah sukses selalu, walaupun dia sudah sangat sukses, dia (Eko) sudah bangun rumah, masya Allah,” ujarnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD