2. Tentukan Pengeluaran Takjil
Mengelola uang bukan berarti menahan diri tidak membeli takjil selama sebulan penuh. Anda tetap dapat menikmati perburuan takjil, tetapi agar tidak berlebihan dan tidak membuat kantong boncos, sebaiknya buatlah nilai acuan tetap untuk pembelian takjil.
Tentukan nilai belanja takjil yang boleh Anda keluarkan dalam satu hari. Misalnya, satu hari maksimal Rp20.000, maka dalam satu hari jangan membeli takjil lebih dari nilai itu. Jika perlu, atur budget takjil dalam sebulan untuk memudahkan Anda mengatur pembagiannya.
3. Atur Hari Belanja Takjil
Untuk mengakali keterbatasan dana. Anda tidak perlu belanja takjil setiap hari, cukuplah 1-3 hari dalam satu minggu. Pilihlah hari apa saja Anda dapat belanja takjil. Dengan mengatur jadwal belanja seperti ini, Anda terhindar dari risiko lapar mata setiap hari.
4. Tak Semua Undangan Harus Diiyakan
Anda mungkin akan menerima banyak undangan buka bersama dengan keluarga dan teman. Tak semua undangan harus diterima. Pilihlah undangan yang benar-benar penting dan berharga bagi Anda.
5. Tetapkan Budget Buka Bersama
Buka bersama di rumah ataupun di restoran, Anda tetap harus membuat budget. Buatlah nilai maksimal yang dapat Anda keluarkan dalam satu acara. Dengan demikian, Anda tidak lapar mata dan punya batasan saat berbuka bersama.
Atur juga berapa banyak acara buka bersama yang dapat Anda datangi dan Anda miliki budget pengeluarannya. Misalnya, buka bersama seminggu sekali selama Ramadan. Dengan penetapan yang jelas dari awal, Anda dapat memilih dan tetap terkendali dalam mengeluarkan uang.
Selain lima tips di atas, anjuran lain yang patut dipertimbangkan yakni jangan menggunakan kartu kredit untuk keperluan-keperluan tersier seperti buka bersama. Jangan pula memaksakan diri untuk terus-menerus ikut buka bersama ketika persediaan uang sudah habis.
Itulah informasi singkat tentang tips kelola uang saat Ramadan.
(Nadya Kurnia)