Semula, dana tersebut dialokasikan untuk setoran modal kepada entitas investasi. Perseroan berencana mengalihkannya menjadi modal kerja untuk mendukung penyelesaian proyek carry-over atau proyek yang berlanjut dari periode sebelumnya, sekaligus mempercepat penerimaan kas.
Kedua rencana itu akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 13 November 2026.
(DESI ANGRIANI)