Haryanto menjelaskan, akuisisi tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat lini bisnis perseroan.
DPAL merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa perkapalan dan transportasi laut, sehingga akan terintegrasi dengan lini bisnis anak usaha PKPK, yakni PT Tri Oetama Persada, yang bergerak di bidang pertambangan batu bara.
"Hal ini dapat meningkatkan laba [perseroan, menciptakan sinergi usaha, dan efisiensi operasional perseroan yang memiliki entitas anak dibidang pertambangan batu bara," tutur dia.
Adapun total aset perseroan diproyeksikan meningkat signifikan hingga 263,28 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2025, terutama ditopang oleh penambahan aset tetap sebesar Rp1,45 triliun.
Sebagai informasi, Resources Global Development Limited merupakan pihak afiliasi PKPK, mengingat Komisaris PKPK, Lee Yaw Loong Francis, juga menjabat sebagai direktur di perusahaan tersebut.
(DESI ANGRIANI)