"Perseroan meyakini langkah ini tidak akan mengganggu kondisi keuangan, kebutuhan investasi, maupun operasional perseroan termasuk rencana bisnis yang telah ditetapkan," kata dia.
Sebagai informasi, ADRO menyiapkan dana maksimal Rp5 triliun untuk menjalankan aksi korporasi tersebut. Dana tersebut sepenuhnya diambil dari kas internal perseroan.
"Pembelian kembali saham akan diakukan melalui BEI dan secara bertahap dalam jangka waktu paling lama 12 bulan," kata manajemen Alamtri melalui keterbukaan informasi, Rabu (11/3/2026).
Perseroan telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 17 April 2026. Salah satu mata acara rapat yakni meminta persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan buyback.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham ADRO menyetujui program buyback saham sebanyak-banyaknya Rp5 triliun.
(Dhera Arizona)